Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Belum Seluruhnya, Hanya 75 Persen Hotel di Kota Malang yang Memiliki Sertifikasi CHSE

Belum semua hotel di wilayah Kota Malang telah bersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environtment)

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
http://suryamalang.com
http://facebook.com/suryamalang.tribun | http://instagram.com/suryamalangcom | http://twitter.com/suryamalang 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Belum semua hotel di wilayah Kota Malang telah bersertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety dan Environtment).

Pasalnya, dari total hotel yang bergabung di PHRI Kota Malang, hanya sekitar 75 persen yang telah memiliki sertifikat tersebut.

Hal itu disampaikan langsung Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang, Agoes Basoeki.

"Ada 90 hotel dan restoran yang bergabung di PHRI. Dari total jumlah tersebut, memang masih ada sekitar 25 persen hotel yang belum memiliki sertifikat CHSE. Tapi itu untuk hotel-hotel kecil, ataupun beberapa guest house yang ada di Kota Malang," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (10/10/2021).

Dirinya mengungkapkan, untuk hotel berbintang, 75 persen mayoritas sudah bersertifikat CHSE.

"Sebenarnya, hotel yang tidak memiliki sertifikat itu kendalanya di kemauan pihak pengelola hotel. Karena memang peraturannya ketat, kemungkinan mereka takut tidak lolos," jelasnya.

Di sisi lain, kendala dari hotel yang belum bersertifikasi CHSE itu karena pihak hotel masih menunggu hasil survei.

"Jadi, pihak hotel sudah mengajukan, tapi masih proses penilaian," tambahnya.

Apalagi saat ini, sertifikasi CHSE tengah ramai diperbincangkan. Karena diwacanakan pengurusannya berbayar.

"Untuk hal ini, kami juga menentang, kami ikut apa kata asosiasi pusat, karena seharusnya gratis seperti sebelumnya. Apalagi saat ini, pihak perhotelan tengah berjuang memulihkan perekonomian," terangnya.

Seperti diketahui, sertifikasi CHSE merupakan proses pemberian sertifikat kepada Usaha Pariwisata, Destinasi Pariwisata, dan Produk Pariwisata lainnya.

Hal itu untuk memberikan jaminan kepada wisatawan, terhadap pelaksanaan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan.

"Sertifikasi CHSE ini mulai diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sejak September 2020 lalu. CHSE ini disesuaikan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Protokol Kesehatan di tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid 19. Tahun lalu, ditetapkan untuk mencegah terjadinya kluster baru di perhotelan atau sektor pariwisata," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved