Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Reklame Liar Ditertibkan, Satpol PP Kota Malang: Berdiri Dekat Proyek MCC

Berdiri di dekat proyek Malang Creative Center (MCC), reklame liar ditertibkan oleh Satpol PP Kota Malang, Selasa (12/10/2021) dini hari.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
Satpol PP Kota Malang
Satpol PP Kota Malang saat menertibkan reklame liar yang berada di dekat Malang Creative Center (MCC). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berdiri di dekat proyek Malang Creative Center (MCC), reklame liar ditertibkan oleh Satpol PP Kota Malang, Selasa (12/10/2021) dini hari.

Dengan mengerahkan 2 unit kendaraan lift dan dibantu sebanyak 15 personel, penertiban reklame liar tersebut berjalan dengan lancar.

Plt Kepala Satpol PP Kota Malang, Handi Priyanto, mengatakan reklame liar itu dibangun di atas rencana revitalisasi gorong-gorong pembangunan proyek Malang Creative Center (MCC).

"Izin mendirikan reklame dari Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DisnakerPMPTSP) sudah habis dan pemiliknya juga tidak jelas. Sehingga, kita rapatkan dan disetujui oleh Wali Kota, dan sekarang kami eksekusi," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM), Selasa (12/10/2021).

Dirinya menjelaskan reklame liar itu telah berdiri sejak 10 tahun lebih dan tidak jelas pemiliknya siapa.

"DisnakerPMPTSP sudah menelusuri, ternyata tidak jelas identitasnya," tambahnya.

Dirinya mengungkapkan, jika ingin memasang reklame, harus mengurus izin dahulu ke DisnakerPMPTSP, karena harus melihat lokasi, jumlah, ukuran, dan sebagainya.

"Jika sudah, nanti membayar pajak reklame ke Bapenda. Itu berlaku hanya satu tahun saja," jelasnya.

Handi juga menerangkan, pihaknya akan kembali menertibkan reklame yang masa berlakunya habis.

"Kami akan lakukan secara bertahap. Manakala ada yang izinnya mati seperti ini, akan kami eksekusi dan tertibkan sesuai aturan yang ada," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait guna proses penertiban reklame berjalan lancar.

"Kami sudah koordinasi dengan petugas PLN, hingga konstruktor MCC untuk bekerja sama dalam menertibkan reklame liar itu. PLN kami libatkan, karena banyak kabel listrik yang dekat dengan reklame liar tersebut. Kabelnya banyak yang rumit, sehingga kita padamkan saklarnya dan dipotong. Agar tidak membahayakan anggota kami, ketika melakukan penertiban tersebut," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved