Breaking News:

Berita Arema Hari Ini

TC Plus Plus Arema FC di Kota Batu, Gak Hanya Berlatih Sepak Bola Tapi Juga Nge-Gym dan Nge-Game

Bukan hanya melulu meningkatkan performa tim dari sisi teknis sepak bola, TC plus plus Arema FC juga jadi program membangun tim secara utuh.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Arema FC Official
Para pemain Arema FC saat menjalani sesi Game Pain Ball dan saat sesi latihan di AgroWisata Kota Batu, Senin (11/10/2021) 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Program training Camp TC Arema FC memasuki hari ke empat atau hari terakhir saat ini.

Program TC yang dijalani tim Arema FC di kota Batu kali ini menjadi pemusatan latihan yang mencakup beragam aspek.

Bukan hanya melulu meningkatkan performa tim dari sisi teknis sepak bola, TC plus plus Arema FC juga jadi program membangun tim secara utuh.

Di sela latihan materi sepak bola yang diberikan pelatih Eduardo Almeida, dalam TC para pemain juga mendapat materi kelas, latihan nge-Gym secara khusus dan juga ada sesi nge-Game bersama lewat permainan pain ball.

Para pemain Arema FC menjalani ge Gym outdoor dalam TC di Kota Batu sejak Sabtu (9/10/2021)
Para pemain Arema FC menjalani ge Gym outdoor dalam TC di Kota Batu sejak Sabtu (9/10/2021) (SURYAMALANG.COM/Arema FC Official)

Di hari ketiga kemarin sesi pagi di awali dengan program pain ball.

Seluruh pemain, pelatih dan official terlibat dengan petualangan ala militer ini.

Semuanya menggunakan atribut tentara plus helm pelindung, dilengkapi 'senjata' pain ball pemburu lawan.

Diawali dengan pemanasan ringan diwarnai teriakan yel-yel semangat bersama untuk memanaskan suasana.

Usai pemanasan , persiapan dilakukan dengan membagi 4 regu.

Teriakan maju, serang, tembak dari para awak Tim Arema FC mulai ramai terdengar di area yang dikemas suasana hutan belantara itu.

Tawa lepas pun terdengar ketika peluru mulai mengenai para pemain.

Salah satu pemain, Ikhfanul Alam mengaku sangat senang dengan program pemusatan latihan ini. Menurutnya hal ini bisa mengasah kekompakan pemain saat di lapangan.

“Tentu saja kami sangat berterimakasih atas terselenggaranya pemusatan latihan yang dikemas dengan suasana yang berbeda, ada edukasi dan game semacam ini. Tentu hal ini akan menambah kekompakan pemain di lapangan,” ujarnya.

Program paintball berlangsung lebih dari 2 jam mampu menyatukan suasana sense of belonging antar pemain. Harapannya memperkuat team work para punggawa Singo Edan.

Seperti diberitakan sebelumnya, di hari pertama dan kedua TC Arema FC para pemain mendapat materi tentang menjaga kulitas fisik dari sisi nutrisi dan latihan otot yang baik.

Instruktur profesional health and sport science secara langsung hadir memberikan materi untuk menunjang kualitas fisik serta memberikan assesmentnya, dan tambahan pengetahuan terkait nutrisi bagi pemain.

"Program ini penting agar pemain bisa terbiasa disiplin dan mandiri dalam menjaga energi dan staminanya, " papar Dokter tim Arema FC, Dr Nanang Tri Wahyudi Sp. KO .

Dokter Nanang menambahkan pemberian materi nutrisi -kualitas fisik yang diberikan dalam program formal agar pemain dan pelatih terus bertambah wawasan dan pengetahuannya dan selanjutnya benar-benar di implementasikan dalam aktivitas tim.

Ditambahkan Nanang, manfaat program nutrisi dimasukkan dalam program TC ini sangat memberi manfaat bagi tim secara umum, dan khusus bagi pribadi pemain.

Di hari kedua TC Plus Plus Arema FC di Agrokusuma Batu, para pemain mendapatkan materi latihan Gym Outdoor.

Program latihan endurance  penguatan otot ini diarahkan langsung dari para intruktur profesional seperti tampak Iwan Samurai, atlet peraih medali emas PON XX di Papua.

Dalam sesi ngegym ini tidak sekedar dilakukan secara teknik latihan, namun juga diberikan wawasan serta pengetahuan tujuan dari dilakukan tahapan yang diberikan.

Dokter Nanang mengungkap fakta jika banyak pemain Arema FC yang kondisi fisiknya drop menjelang akhir seri pertama Liga 1 2021.

Kondisi fisik pemain mulai lemah dan banyak yang terserang flu di masa-masa akhir Seri 1.

"Memang kondisi sistem seperti ini sebenarnya tidak disarankan untuk kompetisi dengan peserta yang banyak dan durasi panjang. Karena sangat menguras fisik dan mental," ujar dr Nanang..

Kondisi itu seperti yang dialami oleh Johan Alfarizi, sehingga dia tidak bisa membela Timnas Indonesia di ajang play off Asian Cup 2023.

"Menjelang akhir putaran pertama memang sudah mulai drop, banyak yang flu. Tim medis menyiapkan vitamin tambahan melalui injeksi, infus, massage dan ice bath setelah selesai pertandingan," ucap Nanang. 

Perlakuan khusus tersebut dilakukan, guna menjaga stamina dan kondisi fisik para pemain Arema FC.

Meski kondisi kurang bagus jelang seri pertama berakhir, Singo Edan berhasil menutup laga seri pertama dengan kemenangan.

Meski demikian, kondisi fisik dan kesehatan pemain Arema FC kini telah membaik.

Kondisi fisik para pemain yang sempat drop di akhir Seri 1 disebut semakin membaik seiring dengan dilangsungkannya TC di kota Batu.

"Kalau kondisi saat ini semua pemain fit dan tidak ada yang cedera," kata Nanang pada SURYAMALANG.COM.

Kini, Arema FC sudah mulai aktif untuk melakukan latihan persiapan  jelang menatap laga di seri kedua Liga 1 2021.

Sesuai rencananya  Tim Arema akan menjalani TC selama 4 hari di Kota Batu.

Setelah menjalani TC, tim Arema FC kemungkinan akan bersiap berangkat ke Solo guna menjalani persiapan terakhir untuk laga perdana Seri 2 Liga 1 2021.

Arema FC akan menghadapi Persija Jakarta d i pertandingan pertama di stadion Manahan Solo di hari Minggu (17/10/2021).

Berita terkait Arema

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved