Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Wali Kota Malang Divonis Bersalah Langgar Protokol Kesehatan, Sutiaji Mengaku Legowo

Wali Kota Malang, Sutiaji, menyatakan dirinya legowo menerima putusan bersalah atas perkara dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Wali Kota Malang Sutiaji seusai menjalani sidang putusan dugaan pelanggaran kesehatan di Pengadilan Negeri Kepanjen, Selasa (2/10/2021). Sutiaji dinyatakan bersalah oleh majelis hakim. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Wali Kota Malang, Sutiaji, menyatakan dirinya legowo menerima putusan bersalah atas perkara dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Orang nomor 1 di Pemkot Malang itu baru saja menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Kepanjen, Selasa (2/10/2021).

"Iya kita ikuti prosedurnya. Saya menjadi warga negara dan tidak ada bedanya. Apa yang sudah diputuskan kami hormati," ujar Sutiaji.

Pada kasus ini, politisi Partai Demokrat itu ditetapkan sebagai terdakwa dan divonis hukuman denda Rp 25 juta atau digantikan dengan kurungan selama 15 hari. 

Ada dua pejabat Pemkot Malang lain yang juga ditetapkan sebagai terdakwa adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso dengan vonis denda Rp 15 juta atau digantikan kurungan 10 hari dan Kepala Bagian Umum, Arif Tri Sistiawan divonis denda Rp 10 juta atau kurungan 8 hari.

Menanggapi putusan tersebut, Sutiaji bahkan mengaku tak ada dirugikan.

"Tidak ada yang dirugikan dalam keputusan ini," ujarnya singkat sembari meninggalkan lokasi ruang sidang.

Sementara itu, para pejabat Pemkot Malang dinyatakan bersalah melanggar Pergub Jatim Pasal 49.

Kasus pelanggaran protokol kesehatan itu bermula ketika rombongan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melakukan gowes atau sepedahan bareng menuju ke Pantai Kondang Merak pada Minggu 19 September 2021 lalu.

Sesampainya di lokasi, Wali Kota Malang Sutiaji sempat dilarang masuk oleh petugas, hingga akhirnya kasus tersebut viral di media sosial.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved