3 Syarat Bagi Penyintas Covid-19 Agar Bisa Melakukan Vaksinasi Setelah 1 Bulan, Ini Kriterianya

Berikut adalah daftar syarat bagi penyintas Covid-19 agar bisa melakukan vaksinasi setelah 1 bulan dinyatakan sembuh. 

Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
Tribunnews
3 Syarat Bagi Penyintas Covid-19 Agar Bisa Melakukan Vaksinasi Setelah 1 Bulan, Ini Kriterianya 

Dalam buku itu terdapat daya yang memperlihatkan bahwa ada kenaikan masalah kecemasan di masa pademi  Covid-19.

Disebutkan dalam buku itu bahwa orang yang mengalami masalah kecemasan termasuk pasien dan penyintas Covid-19

 "Diperkirakan sekitar 32,6 persen sampai 45 persen penduduk yang terkena Covid-19 mengalami gangguan depresi, sedangkan 10,5 persen sampai 26,8 persen penyintas Covid-19 mengalami gangguan depresi," seperti dikutip dari situs covid19.go.id, Senin (11/10/2021).

Kemudian hampir seluruh penyintas Covid-19 dikatakan mengalami gangguan tidur. 

Dalam buku itu juga disebutkan bahwa anak dan remaja secara umum menjadi kelompok paling rentan dengan risiko masalah kesehatan mental. 

Psikolog anak, remaja, dan keluarga, sekaligus salah satu pendiri Ruang Tumbuh, Irma Gustiana Andriani menjelaskan, di masa seperti ini sangat dibutuhkan dukungan orang tua.

“Dukungan psikososial sangat dibutuhkan anak dalam situasi yang tidak biasa ini. Untuk menjaga kesehatan mental anak dalam kondisi sehat, orangtua harus mengkondisikan rumah sebagai tempat aman dan nyaman bagi anak adaptasi di masa pandemi,” katanya.

Menurut Irma, dukungan dapat diberikan melalui stimulasi, supervisi, pendampingan, juga pengawasan.

Orang tua juga bisa mencari pertolongan profesional bila terdapat masalah pada anak, misalnya dengan konsultasi ke psikolog atau dokter anak.

Namun, secara umum, masalah kesehatan mental yang meningkat harus dihadapi bersama dengan saling mendukung antara satu dengan yang lainnya. 

Pendiri platform online untuk kesehatan mental masyarakat, Aplikasi KALBU, Iman Hanggautomo mengatakan kesehatan mental sangat penting karena antara kesehatan mental dan kesehatan fisik adalah dua hal yang saling menunjang satu dengan lainnya.

“Kalau kesehatan mental terganggu bisa menyebabkan masalah pada hipertensi atau jantung. Begitu juga sebaliknya. Maka dua hal ini harus berjalan beriringan,” kata Iman ketika diwawancara.

Selain itu, ia mengungkapkan, masalah pencernaan seperti maag dan gangguan asam lambung lainnya juga berpotensi terganggu jika tidak ada keseimbangan antara mental dan fisik.

“Kaitan antara kesehatan mental dengan imun itu sangat kuat. Kesehatan mental itu tentang kesejahteraan emosional dan nyaman pada diri kita sendiri. Maka apabila ini baik maka otomatis imun tubuh juga akan baik,” ungkap Iman.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved