Breaking News:

Curhatan Para Korban Pinjaman Online (Pinjol), Mulai Disuruh Jual Istri sampai Ingin Cerai

Adit (34) termasuk korban pinjaman online (pinjol) ilegal. Pekerja swasta ini meminjam uang sebesar Rp 5 juta.

Editor: Zainuddin
Kontan
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - Adit (34) termasuk korban pinjaman online (pinjol) ilegal.

Pekerja swasta ini meminjam uang sebesar Rp 5 juta.

Tapi, Adit tidak menerim apenuh uang pinjaman tersebut.

Belakangan Adit tersadar bahwa aplikasi fintech P2P lending tersebut adalah ilegal.

Adit menyebut penagih utang pinjol ilegal cenderung menggunakan kalimat yang tidak baik.

"Ada ancaman agar saya menjual istri. Ini merendahkan, dan membikin resah," kata Adit kepada Tribun Network, Rabu (13/10/2021).

Menurutnya, aplikator ilegal ini juga menjerat peminjamnya dengan bunga yang tinggi.

Pinjaman online yang terdaftar di OJK, bunga dan denda dimaksimalkan di angka 0.8 persen.

Namun pinjaman online ilegal sesuka hati menentukan persentase denda dan bunga.

Jika peminjam tidak dapat melunasi utang, pihak pinjol ilegal mengancam dan mengintimidasi psikis.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved