Jendela Dunia

Prediksi Ikhwal Kematian Matahari, Manusia di Planet Bumi Bakal Binasa, Kapan Peristiwa Ini Terjadi?

Prediksi Ikhwal Kematian Matahari, Manusia di Planet Bumi Bakal Binasa, Kapan Peristiwa Ini Terjadi?

Editor: Eko Darmoko
Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory
Ilustrasi satelit luar angkasa Parker Solar Probe NASA yang mendekati Matahari. 

SURYAMALANG.COM - Matahari sebagai satu-satunya bintang dan sumber energi alami di tata surya kita, diprediksi bakal mati dan menjadi bintang kerdil putih.

Dalam prediksi ini, dalam kurun waktu lima miliar tahun lagi, matahari akan mengembang dan kehabisan bahan bakar.

Nah, di saat inilah, matahari akan mati dan menjadi bintang kerdil putih.

Ketika itu terjadi, bagaimana nasib Planet Bumi dan manusia yang hidup di dalamnya?

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh sekelompok tim astronom internasional mengungkap apa yang mungkin terjadi pada kita.

Prediksi ini dibuat berdasarkan observasi terhadap sebuah planet seukuran Jupiter yang ditemukan mengorbit sebuah bintang kerdil putih di galaksi Bima Sakti.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (13/10/2021); planet tersebut, yang merupakan raksasa gas berukuran 1,4 kali Jupiter, berhasil selamat dari kematian bintang induknya, si bintang kerdil putih.

Jarak raksasa gas ini dari bintang kerdil putihnya diprediksi 2,5 hingga enam kali jarak Planet Bumi ke Matahari.

Kira-kira sama dengan jarak Jupiter ke Matahari.

Menurut tim peneliti, temuan ini membuktikan prediksi sebelumnya bahwa lebih dari setengah bintang kerdil putih memiliki planet raksasa berukuran serupa yang mengorbitnya.

Namun, ini adalah kali pertama prediksi tersebut bisa diobservasi oleh para ahli.

Pasalnya, menemukan bintang kerdil putih bukan perkara gampang.

Kerdil putih hanya memancarkan sedikit cahaya yang membuatnya sulit diamati menggunakan teleskop Bumi.

Dalam menemukan raksasa gas dan kerdil putih kali ini, tim peneliti menggunakan teknik yang disebut gravitational microlensing, di mana cahaya dari sebuah planet yang jauh-dalam kasus ini raksasa gas yang ditemukan-membelok ketika bertemu dengan gravitasi bintang terdekatnya (bintang kerdil putih).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved