Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Rektor UIN Malang Terbitkan SE Tentang PTMT yang Dilaksanakan Mulai 1 November 2021

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang Prof Dr Zainuddin MA menerbitkan SE No 3652 tahun 2021 tentang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Gedung rektorat UIN Malang 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang Prof Dr Zainuddin MA menerbitkan SE No 3652 tahun 2021 tentang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) tertanggal 12 Oktober 2021. Kegiatan itu akan dilaksanakan pada semester ganjil tahun akademik 2021/2022.

Yaitu mulai 1 November sampai 24 Desember 2021 atau setelah UTS sampai UAS. Kegiatan PTMT dilaksanakan dengan metode blended learning. Prioritas PTMT adalah mahasiswa S1,S2 dan S3 tahun akademik 2021. Maksimal diikuti 50 peserta mata kuliah luring dan 50 persen daring.

Pembelajaran khusus di mahad 100 persen luring untuk maba. Bisa tidak luring jika memiliki alasan kesehatan. "Untuk jadwal masuk mahad bagi maba akan diinfokan lagi," jelas Wakil Rektor I UIN Malang, Prof Dr Umi Sumbulah saat dikonfirmasi suryamalang.com beberapa waktu lalu.

Dalam pelaksanannya, dosen mahasiswa, tenaga kependidikan harus dalam kondisi prima dan sudah mendapatkan vaksinasi. Jika belum divaksin, maka harus membuat surat pernyataan karena belum mendapat kuota vaksin. Atau  tidak divaksin jarena alasan tertetu. Sedang dosen yang ikut PTMT harus sehat dan telah vaksin dua kali.

Sementara itu, dalam surat edaran tersebut, pada pelaksanaan, dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang terlibat dalam pelaksanaan dan pelayanan perkuliahan tatap muka terbatas harus memenuhi ketentuan. Antara lain mahasiswa yang mengikuti PTMT harus membawa surat keterangan persetujuan/tidak ada keberatan dari orang tua/wali (bermeterai Rp 10.000).

Kemudian, mahasiswa yang tidak bersedia melakukan PTMT dapat memilih pembelajaran secara daring, terkecuali mahasiswa Program Studi Profesi Dokter. Sedang mahasiswa dari luar daerah/luar negeri wajib memastikan diri dalam keadaan sehat, melakukan karantina mandiri atau melakukan tes swab dengan hasil negatif, atau sesuai peraturan yang berlaku di daerah setempat.

Sedang pada poin pemantauan, Universitas/Fakultas/Pascasarjana/Ma'had al-Jamiah melakukan dua kegiatan, yaitu Pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan. Dan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap aktivitas PTMT untuk dijadikan rekomendasi dan tindak lanjut aktivitas pembelajaran tatap muka. 

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved