Berita Arema Hari Ini
Arema FC Buang Kutukan Stadion Manahan Solo, Persija Jakarta Jadi Korban Melalui Gol Carlos Fortes
Arema FC Buang Kutukan Stadion Manahan Solo, Persija Jakarta Jadi Korban Melalui Gol Carlos Fortes
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Arema FC sukses mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 dalam lanjutan pekan ketujuh BRI Liga 1 2021 di Stadion Manahan Solo, Minggu malam (17/10/2021).
Kemenangan ini membuat Singo Edan merangsek naik ke posisi empat klasemen sementara Liga 1 2021 dengan torehan 12 poin.
Hasil ini pun juga membuat Arema FC sukses mematahkan rekor buruk saat bermain di Stadion Manahan Solo.
Mengingat, dalam laga-laga penting sebelumnya, Arema FC selalu kesulitan saat bermain di kandang Persis Solo itu.
Seperti pada Final Piala Indonesia 2010 lalu, Sriwijaya FC mampu mengandaskan Singo Edan dengan skor 2-1.
Begitu juga saat semifinal Piala Presiden 2015, Laskar Wong Kito juga kembali menghancurkan klub kebanggaan arek-arek Malang itu dengan skor 2-1.
"Saya pribadi cukup puas dengan situasi ini dan dengan penampilan para pemain yang sudah bekerja keras."
"Terlebih kami harus bermain dengan 10 orang tentu saya harus puas dengan hasil ini," ucap pelatih Arema FC, Eduardo Almeida.
Sebelum laga berlangsung, Eduardo sempat meminta kepada anak asuhnya agar jangan terbebani dengan masa lalu.
Dia meminta agar para pemain melupakan hasil buruk di masa lalu untuk bangkit dan meraih tiga poin.
"Saya tahu terkait catatan tersebut. Tetapi seperti yang sudah sering saya sampaikan, bahwa kami tidak perlu terlalu fokus pada masa lalu."
"Lupakan hasil buruk di masa lalu dan berusaha yang terbaik untuk pertandingan," ujarnya.
Atas torehan ini, Arema FC sukses meraih kemenangan tiga kali secara beruntun, dan kiper Arema FC, Edilson Maringa mencatatkan cleen sheet selama tiga kali pertandingan.
Arema FC juga berhasil memutus rekor kekalahan atas Macan Kemayoran, usai di enam laga sebelumnya, Arema FC belum pernah meraih kemenangan atas Persija.
Dengan hasil ini, Arema FC bertengger di posisi empat klasemen sementara Liga 1 2021 dan Persija di posisi delapan dengan torehan 10 poin.
Laga selanjutnya, Arema FC akan bertanding melawan Persiraja Banda Aceh, pada 23 Oktober 2021 mendatang.

Persija Sambat Keputusan Wasit
Arema FC sukses menumbang Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021).
Gol semata wayang dalam laga perdana seri kedua BRI Liga 1 2021 ini dicetak oleh Carlos Fortes menit ke-33.
Hasil itu membuat Persija Jakarta turun dari peringkat kelima menjadi kedelapan klasemen sementara dengan torehan sepuluh poin dari tujuh kali main.
Sedangkan, Singo Edan naik dari posisi keenam ke peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 12 poin dari tujuh kali penampilan.
Usai dikalahkan Arema, Persija kurang puas dengan kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra di laga tersebut.
Ada tiga poin yang menjadi protes Macan Kemayoran kepada wasit.
Pertama, terjadi pelanggaran keras pada Ilham Rio Fahmi yang dilakukan oleh pemain Arema FC, Muhammad Rafli, pada babak 1 di dalam kotak penalti.
Di momen itu wasit tidak memberikan sikap tegas terhadap pelanggaran tersebut.
Kedua, wasit Oki Dwi Putra menganulir gol Marko Simic pada babak kedua.
Menurut pengamatan tim pelatih dan pemain, seharusnya gol tersebut tidak dianulir.
Sebab, Simic terlebih dahulu menyentuh bola sebelum melakukan kontak badan dengan penjaga gawang lawan.
Ketiga, dengan banyaknya momen yang menghentikan pertandingan, seperti pelanggaran, wasit hanya memberikan tambahan waktu selama tiga menit saja.
"Kami tidak perlu bantuan dari wasit untuk menang."
"Kami hanya perlu memimpin secara fair."
"Saya bukan tipe pelatih yang suka menangis."
"Tapi hari ini menurut saya, Persija tak layak kalah," kata Pelatih Persija Jakarta, Angelo Alessio, dikutip dari persija.id.
Hal senada diutarakan oleh kapten tim sekaligus penjaga gawang Persija, Andritany Ardhiyasa.
"Secara hasil, ini tidak bagus karena semestinya kami bisa dapatkan tiga poin."
"Kami bermain lebih baik dengan mereka."
"Bila bicara dengan wasit kami sebenarnya tak ingin bicara tentang wasit."
"Tapi teman-teman bisa menilai apakah wasit ini layak atau tidak di Liga 1,” kata Andritany.