Berita Arema Hari Ini
Berita Arema Populer Selasa 19 Oktober 2021: Kekuatan Menghalau Marko Simic & Peran Penting Aremania
Berita Arema Populer Selasa 19 Oktober 2021: kekuatan lini belakang menghalau Marko Simic dan peran penting Aremania untuk kemenangan kemarin
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Adrianus Adhi
SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut berita Arema populer Selasa 19 Oktober 2021 tentang kekuatan lini belakang yang sukses menghalau Marko Simic.
Selain itu, peran penting Aremania atas kemenangan Arema FC melawan Persija juga diulas dalam berita Arema populer hari ini.
Terakhir, Angelo Alessio dan Andritany dari Persija merasa dirugikan atas keputusan wasit saat dikalahkan Arema FC.
Selengkapnya, simak berita Arema hari ini:
1. Ketangguhan Lini Belakang Menghambat Marko Simic

Arema FC tak ingin larut terlalu lama dalam kebahagiaan setelah mengalahkan Persija Jakarta 1-0, Minggu (17/10/2021).
Kemenangan atas Macan Kemayoran menjadi menjadi kemenangan ketiga Singo Edan secara beruntun di kompetisi BRI Liga 1 2021.
Meski puas dengan permainan anak asuhnya, pelatih Arema FC Eduardo Almeida tetap meminta kepada para pemain agar tidak terlena dengan kemenangan.
Pasalnya, masih ada empat laga sisa di seri kedua Liga 1 2021 yang harus dihadapi oleh Singo Edan.
Laga selanjutnya, Arema FC akan menjamu Persiraja Banda Aceh pada 23 Oktober 2021 esok di Stadion Maguwoharjo, Sleman Yogyakarta.
"Kemenangan ini berkat dari para pemain yang bermain bagus."
"Tetapi setelah ini kami harus beristirahat."
"Dan fokus untuk melakukan persiapan di laga berikutnya," ucap Eduardo Almeida.
Pelatih asal Portugal itu merasa puas dengan raihan tiga poin dari laga yang berlangsung kemarin malam itu.
Pasalnya, pada babak kedua, Arema FC bermain dengan 10 pemain, usai Kushedya Hari Yudo diusir wasit karena dianggap melakukan diving.
Belum lagi pertahanan kuat Arema FC, telah berhasil meredam serangan dari striker utama Persija Marko Simic.
"Saya sangat puas dengan hasil ini."
"Pemain bisa mengantisipasi serangan dari tim lawan."
"Salah satunya kepada satu pemain saja, dalam hal ini Marko Simic," ujarnya.
Winger Arema FC, Dendi Santoso juga mengapresiasi kemenangan Arema FC di pertandingan kemarin.
Menurut pemain senior di Arema FC, kemenangan ini berkat taktik yang telah diinstruksikan pelatih kepada pemain.
Tapi, pemain bernomor punggung 41 tetap meminta kepada para pemain agar fokus dalam menatap laga selanjutnya.
"Mungkin kemarin dan besok kami bisa menikmati kemenangan ini."
"Tetapi setelah itu kami akan fokus untuk persiapan laga berikutnya," tandasnya.
2. Peran Penting Aremania

Dendi Santoso mendedikasikan kemenangan Arema FC atas Persija Jakarta untuk Aremania.
Dendi menilai dukungan Aremania turut berandil besar dalam kemenangan Singo Edan.
Aremania mengiringi keberangkatan para pemain Arema FC sampai gerbang tol.
Rombongan Aremania itu menggunakan motor dan beratribut lengkap, seperti layaknya sedang mendukung Arema FC di stadion.
"Kami berterima kasih kepada Aremania yang selalu memberi dukungan, terutama sejak hari keberangkatan ke Solo kemarin," ucap Dendi kepada SURYAMALANG.COM, Senin (18/10/2021).
Pemain kelahiran Malang itu juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih Arema FC, Eduardo Almeida yang telah meracik strategi saat melawan Persija Jakarta.
Hasil racikan pelatih asal Portugal itu membuat Arema FC menang 1-0 lewat gol spektakuler Carlos Fortes dari luar kotak pinalti.
Apalagi Arema FC harus bermain dengan 10 pemain setelah wasit mengusir KH Yudo di babak kedua.
Dendi minta para pemain fokus dalam menatap laga selanjutnya.
Selanjutnya Arema FC akan menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
"Setelah ini kami akan fokus untuk persiapan laga berikutnya," tandasnya.
3. Persija Dirugikan Keputusan Wasit

Arema FC sukses menumbang Persija Jakarta dengan skor tipis 1-0 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (17/10/2021).
Gol semata wayang dalam laga perdana seri kedua BRI Liga 1 2021 ini dicetak oleh Carlos Fortes menit ke-33.
Hasil itu membuat Persija Jakarta turun dari peringkat kelima menjadi kedelapan klasemen sementara dengan torehan sepuluh poin dari tujuh kali main.
Sedangkan, Singo Edan naik dari posisi keenam ke peringkat keempat klasemen sementara dengan raihan 12 poin dari tujuh kali penampilan.
Usai dikalahkan Arema, Persija kurang puas dengan kepemimpinan wasit Oki Dwi Putra di laga tersebut.
Ada tiga poin yang menjadi protes Macan Kemayoran kepada wasit.
Pertama, terjadi pelanggaran keras pada Ilham Rio Fahmi yang dilakukan oleh pemain Arema FC, Muhammad Rafli, pada babak 1 di dalam kotak penalti.
Di momen itu wasit tidak memberikan sikap tegas terhadap pelanggaran tersebut.
Kedua, wasit Oki Dwi Putra menganulir gol Marko Simic pada babak kedua.
Menurut pengamatan tim pelatih dan pemain, seharusnya gol tersebut tidak dianulir.
Sebab, Simic terlebih dahulu menyentuh bola sebelum melakukan kontak badan dengan penjaga gawang lawan.
Ketiga, dengan banyaknya momen yang menghentikan pertandingan, seperti pelanggaran, wasit hanya memberikan tambahan waktu selama tiga menit saja.
"Kami tidak perlu bantuan dari wasit untuk menang."
"Kami hanya perlu memimpin secara fair."
"Saya bukan tipe pelatih yang suka menangis."
"Tapi hari ini menurut saya, Persija tak layak kalah," kata Pelatih Persija Jakarta, Angelo Alessio, dikutip dari persija.id.
Hal senada diutarakan oleh kapten tim sekaligus penjaga gawang Persija, Andritany Ardhiyasa.
"Secara hasil, ini tidak bagus karena semestinya kami bisa dapatkan tiga poin."
"Kami bermain lebih baik dengan mereka."
"Bila bicara dengan wasit kami sebenarnya tak ingin bicara tentang wasit."
"Tapi teman-teman bisa menilai apakah wasit ini layak atau tidak di Liga 1,” kata Andritany.
Ikuti berita Arema hari ini, berita Arema dan berita Arema populer lainnya.
Reporter: Edgar/Penulis: Sarah/ SURYAMALANG.COM