Kontroversi Kematian Pemain Voli Afghanistan, Mahjabin Hakimi, Ada Kabar Akibat Dipenggal Taliban

Kematian pemain voli Afghanistan, Mahjabin Hakimi menjadi kontroversi.

Editor: Zainuddin
Google
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM - Kematian pemain voli Afghanistan, Mahjabin Hakimi menjadi kontroversi.

Beredar kabar Taliban diduga memenggal kepala Mahjabin Hakimi dan mengunggah foto kepalanya di media sosial.

Dikutip dari Daily Mail, Jumat (22/10/2021), Mahjabin merupakan atlet voli berprestasi dari Klub Voli Kabul.

Dalam wawancara dengan The Persian Independent, sang pelatih voli menyebut Taliban memenggal kepala Mahjabin Hakimi pada awal Oktober 2021.

Muncul laporan lain yang saling bertentangan di media sosial.

Ada yang mengklaim Mahjabin Hakimi dibunuh secara misterius oleh Taliban sepekan sebelum kelompok tersebut berhasil merebut Kabul.

Hal itu dibuktikan dengan surat kematian yang menjadi bukti tanggal pembunuhannya pada pertengahan Agustus 2021.

Ada klaim lain yang menyatakan pemain voli tersebut meninggal karena bunuh diri.

Dalam media sosial beredar sebuah foto yang diyakini jasad Mahjabin Hakimi.

Dalam foto tersebut menunjukkan adanya cedera di leher.

Tetapi belum bisa dipastikan apakah ini disebabkan oleh pisau atau pengikat.

Namun, Pusat Jurnalisme Investigasi Payk yang berbasis di Afghanistan mengatakan bahwa sumbernya telah mengkonfirmasi Mahjabin dipenggal oleh Taliban di Kabul.

Kematian Mahjabin dilaporkan karena sang pelatih merasa Taliban mengancam keluarga gadis itu untuk tidak memberi tahu siapa pun tentang kejadian sebenarnya.

Setelah foto jasad Mahjabin Hakimi beredar di internet, pelatih tersebut berpikir ini adalah waktunya untuk angkat suara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved