Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Pemkot Batu Harus Lindungi Air untuk Masyarakat

Pemkot Batu harus segera mengambil langkah-langkah preventif untuk melindungi sumber mata air yang berada di lahan milik swasta atau warga.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Anak-anak Desa Bulukerto mandi di genangan air dekat Sumber Mata Air Umbul Gemulo, Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Pemkot Batu harus segera mengambil langkah-langkah preventif untuk melindungi sumber mata air yang berada di lahan milik swasta atau warga.

Pasalnya, peraturan daerah yang mengatur konservasi maupun penggunaan air sumber di lahan milik swasta belum ada.

Sejauh ini, regulasi yang erat kaitannya dengan sumber mata air berada di tingkat pusat, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 121 Tahun 2015 tentang Pengusahaan Sumber Daya Air lalu juga ada Undang-undang Nomor 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.

Di tingkat provinsi, ada perizinan galian sumur.

Ketua DPRD Batu, Asmadi mengatakan, semenjak dirinya menjabat sebagai ketua, ia belum pernah mendengar ada pembahasan regulasi mengenai sumber mata air.

Ia akan menelusuri dokumen-dokumen di dewan yang terkait konservasi sumber mata air.

“Kami masih menelusuri, apakah pernah dibahas atau belum? Kalau belum, segera kami bahas karena Kota Batu ini terus berkembang."

"Kalau tidak ada payung hukum, akan timbul persoalan sosial di kemudian hari. Selama kami di dewan, sepertinya belum pernah dengar pembahasan soal konservasi sumber mata air,” kata Asmadi.

Kata Asmadi, kandungan yang ada di dalam bumi, termasuk air yang keluar harus dimanfaatkan untuk warga, bukan untuk perorangan saja.

Apalagi kebutuhan air di Kota Batu terus meningkat seiring meningkatnya pembangunan pariwisata.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved