Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi SMKN 10 Kota Malang, 2 Terdakwa Tidak Ajukan Eksepsi

Kasus dugaan korupsi SMKN 10 Kota Malang memasuki babak baru, sidang perdana digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
Kejari Kota Malang
Sidang perdana kasus dugaan korupsi SMKN 10 Kota Malang yang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Senin (25/10/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kasus dugaan korupsi SMKN 10 Kota Malang memasuki babak baru.

Kedua terdakwa, yaitu Kepala SMKN 10 Kota Malang, Dwidjo Lelono dan Wakil Kepala SMKN 10 Malang Bidang Sarana Prasarana (Waka Sarpras) Arif Rizqiansyah, menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Senin (25/10/2021).

Kasi Pidsus Kejari Kota Malang, Dino Kriesmiardi melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Malang, Boby Ardirizka Widodo membenarkan hal tersebut.

"Sebagaimana dijadwalkan, kasus di SMKN 10 Kota Malang itu, hari ini mulai disidangkan. Pelaksanaannya, di Pengadilan Tipikor Surabaya," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Namun dirinya menjelaskan, karena masih dalam masa pandemi Covid 19, sidang dilaksanakan secara online.

"Kedua terdakwa tetap dalam tahanan masing masing. Untuk terdakwa kepala sekolah SMKN 10 Kota Malang, berada di Rutan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Jatim. Sementara untuk Waka Sarpras SMKN 10 Kota Malang, berada di Lapas Kelas I Malang. Sehingga, yang di lokasi Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya hanya hakim, jaksa dan kuasa hukum," bebernya.

Dirinya mengungkapkan, agenda sidang perdana tersebut adalah pembacaan dakwaan

"Dakwaannya tetap, yaitu Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengungkapkan bahwa dalam sidang perdana ini, kedua terdakwa tidak mengajukan keberatan (eksepsi) atas dakwaan JPU.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved