Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Wacana Pelaksanaan Aturan Ganjil Genap Mulai Dibahas di Forum Lalu Lintas Kota Malang

Wacana pelaksanaan aturan ganjil genap di Kota Malang, memasuki pembahasan di Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: isy
Polresta Malang Kota
Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto, saat mengikuti kegiatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang yang digelar di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Senin (25/10/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Wacana pelaksanaan aturan ganjil genap di Kota Malang, memasuki pembahasan di Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang.

Hal tersebut dilakukan, menyusul masuknya aturan ganjil genap di Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 62 Tahun 2021.

Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto mengatakan, wacana penerapan ganjil genap telah masuk di dalam SE Wali Kota Malang.

Akan tetapi dalam penerapannya, masih berusaha untuk menyesuaikan dengan jalur alternatif yang ada.

"Ini tujuannya adalah untuk jangka panjang, jadi bukan hanya sekedar untuk saat ini saja. Memang, targetnya mencegah penumpukan kendaraan dan menekan terjadinya penularan Covid 19 di jalanan," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM) seusai mengikuti kegiatan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kota Malang yang digelar di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Senin (25/10/2021).

Pria yang akrab disapa Buher ini mengungkapkan, hal tersebut merupakan salah satu langkah penting, seusai pengajuan wacana beberapa waktu lalu.

"Dan untuk saat ini, kami sedang melakukan pematangan dan pemetaan terkait rencana penerapan ganjil-genap di Kota Malang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono menegaskan untuk saat ini memang ada dua ruas jalan yang akan menjadi titik penerapan ganjil-genap, yakni di Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) dan di ruas Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Merdeka Utara.

"Untuk di Jalan Suhat,  masih kami komunikasikan dengan Pemprov Jatim, karena merupakan jalan provinsi. Untuk yang lainnya, sedang dalam peninjauan kembali di lapangan," jelasnya.

Heru juga menyampaikan, bahwa sudah terdapat progres persiapan, yakni dengan penghitungan kembali jumlah rambu yang akan digunakan.

"Kami sedang melakukan penghitungan ulang terkait jumlah rambu yang dibutuhkan, karena untuk saat ini ada beberapa penyesuaian sehingga rambu disesuaikan dengan kebutuhan," terangnya.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa rencana penerapan ganjil genap akan diujicobakan di sisa tahun 2021 ini, begitu persiapan sudah siap dan memadai.

"Mungkin nanti di masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) akan kami uji coba terapkan. Tetapi, tetap kami harus menuntaskan pekerjaan rumah dan catatan dari berbagai sumber tadi," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved