Breaking News:

PON Papua

KONI Batu Siapkan Regenerasi Atlet Sambut Porprov 2022

Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua telah berakhir. Tujuh atlet dari Kota Batu tercatat meraih medali emas.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Tujuh atlet dari Kota Batu tercatat meraih medali emas. Mereka mewakili Kontingen Provinsi Jawa Timur yang berhasil finis di urutan ketiga. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua telah berakhir. Tujuh atlet dari Kota Batu tercatat meraih medali emas.

Mereka mewakili Kontingen Provinsi Jawa Timur yang berhasil finis di urutan ketiga.

Ketujuh atlet tersebut adalah atlet selam bernama Nafa Amadea beserta enam atlet paralayang yakni Ike Ayu Wulandari, Rony Prathama, Gigih Iman Nurdianzah, Rika Widayanti, Jafro Megawanto dan Joni Effendi.

Setelah gelaran empat tahun sekali itu berakhir, tujuh atlet tersebut diproyeksikan untuk mendidik juniornya agar tongkat estafet prestasi bisa berkelanjutan.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batu telah menyiapkan atlet junior penerus para Mereka disiapkan untuk ajang terdekat yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022.

Para atlet telah bertemu di kantor Pengurus KONI Kota Batu, Jl Sultan Agung Nomor 8.

Ike mengatakan, sebagai atlet senior yang telah malang-melintang dalam sejumlah kejuaraan, perlu membagikan pengalamannya tersebut kepada para atlet penerusnya.

“Kami siap mendidik adik-adik penerus agar bisa meraih prestasi di tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Ike yang meraih dua medali emas dari nomor perorangan dan beregu lintas alam pada PON XX Papua.

Keberhasilan seorang atlet tidak hanya dari hasil latihannya semata.

Menurut Ike, dukungan orang-orang terdekat juga menjadi motivasi tersendiri yang mendorong semangat juang atlet.

Ia pun berterima kasih kepada segenap masyarakat Kota Batu, para pejabat dan pihak-pihak lain yang telah mendukung.

“KONI dan Pemkot Batu banyak mengapresiasi, mulai dari memberikan uang saku dan uang bonus. Bahkan Ibu Dewanti dan KONI Batu datang langsung ke Papua untuk mendukung kami,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Kota Batu, Lestari menjelaskan bahwa para atlet telah selesai dari masa karantina setelah tiba dari Papua.

Setelah masa karantina berakhir, para atlet beserta pengurus mengadakan ramah tamah.

Lestari juga menjelaskan, pemberian bonus atlet masih menunggu kebijakan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Pemberian bonus tetap diberikan sama seperti dulu, yakni medali emas mendapatkan Rp 30 juta, medali perak Rp 20 juta dan perunggu Rp 10 juta.

“Pemberian bonus pada tahun yang sama diambil raihan tertingginya, ketujuh atlet ini semuanya mendapat medali emas, jadi masing-masing mendapatkan Rp 30 juta jadi total Rp 210 juta diberikan untuk bonus atlet,” ujar Lestari.

Dalam kesempatan itu Lestari mengatakan pengurus KONI Kota Batu berharap selepas raihan prestasi ini, kesuksesan para para atlet asal Kota Batu bisa di PON XX Papua bisa terlampaui oleh para penerus mereka.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved