Berita Batu Hari Ini

Komunitas Pecinta Tanaman Hias Kota Batu Salurkan Bantuan ke Korban Kekerasan Anak

Petani dan pedagang tanaman hias di Kota Batu membantu korban kekerasan anak.

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Petani dan pedagang yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Tanaman Hias Kota Wisata Batu (KWB) Utara Brantas (Utas) menyalurkan bantuan Rp 25.525.000 juta kepada keluarga NS yang jadi korban kekerasan anak. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Petani dan pedagang yang tergabung dalam Komunitas Pecinta Tanaman Hias Kota Wisata Batu (KWB) Utara Brantas (Utas) melakukan aksi sosial menjual koleksi tanamannya yang hasilnya untuk membantu korban kekerasan anak.

Selama dua hari penjualan, melalui live sale di Facebook mereka berhasil mengumpulkan dana Rp 25.525.000 juta. 

Hasil penjualan itu langsung disalurkan kepada pihak keluarga yang merawat NS (2,5), bayi yang menjadi korban kekerasan calon ayah tirinya di RS Bhayangkara Hasta Brata Batu.

Koordinator lelang Pecinta Tanaman Hias KWB Utas, Saiful Arifin mengatakan semua yang didapat dari lelang langsung disumbangkan ke pihak keluarga NS. Pecinta tanaman hias berharap bantuan bisa meringankan beban keluarga.

"Jujur ini merupakan gerakan spontanitas dan langsung kami lakukan. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat untuk tumbuh kembangnya, termasuk pendidikannya," tutur pemilik akun Wijoyo Kusumo ini. 

Dia menceritakan beberapa jenis tanaman hias yang dilelang antara lain Philodendron, Alokasia dan Anthurium.

Di luar itu, masih banyak lagi yang terjual.

"Untuk harga tertinggi dalam lelang dari jenis philodendron janda bolong lokal varigata tembus Rp 1 juta. Rata-rata kami main lelang cepat, meski harga lebih murah dari pasaran yang penting cepet laku agar bisa segera disalurkan kepada korban," imbuhnya. 

Sementara itu, anggota DPRD Kota Batu Sujono Djonet yang ikut mendampingi mengapresiasi gerakan kemanusiaan yang dilakukan komunitas pecinta tanaman hias tersebut. 

"Meski mereka berbisnis, tapi tak menyurutkan niatnya untuk bergerak saling membantu kepada sesama saat ada peristiwa. Ini buktinya, kami akan terus mendorong gerakan serupa," ujar Jonet.

Senada, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Khamim Tohari juga mengapresiasi dan bisa jadi contoh bagus untuk komunitas lainnya untuk bergerak dalam kemanusiaan.

"Saya sangat mengapresiasi dan bisa jadi contoh bagus. Tidak hanya komunitas bunga tapi komunitas-komunitas lainnya juga bisa bergerak dalam kemanusiaan," urainya.

Perwakilan keluarga korban, ST, sangat berterima kasih kepada komunitas Pecinta Tanaman Hias KWB Utas.

Terlebih keluarga korban memang bukan dari kalangan berada atau tidak mampu. 

"Rencananya nanti bantuan langsung kami serahkan ke keluarganya agar bisa membantu meringankan beban korban dan masa depannya," ujarnya.

Diterangkan ST, kondisi NS saat ini sudah semakin membaik. Rabu kemarin ia sudah menjalani operasi bibir atas dan bawah serta kedua kakinya. 

"Alhamdulillah sekarang sudah sehat dan ceria kembali. Sekali lagi, terima kasih atas bantuannya," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved