Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Ada Pesan Tak Resmi Kosongkan Tanggal Surat Permohonan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi di Kota Batu

Ada instruksi tidak resmi dari DP3AP2KB kepada pamong desa terkait pengajuan permohonan bagi hasil pajak dan retribusi.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kepala DP3AP2KBKota Batu, MD Forkan menunjukan SK Wali Kota yang diterbitkan pada 27 Oktober 2021. SK itu menjadi landasan untuk pencairan dana bagi hasil pajak dan retribusi dengan pemerintah desa. 

SURYAMALANG.COM, BATU – Adanya instruksi-instruksi tidak resmi yang dikirim melalui pesan pendek dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) kepada pamong desa terkait pengajuan permohonan bagi hasil pajak dan retribusi benar terjadi.

Kepala DP3AP2KB Kota Batu, MD Forkan mengaku mengetahui adanya kiriman pesan pendek tersebut.

Namun Forkan juga mengaku tidak mengetahui siapa yang mengirim pesan itu kepada pamong desa.

Ia hanya menyebut bahwa yang mengirim pesan tersebut adalah staf di dinas yang ia pimpin.

Suatu hal yang aneh karena Forkan tidak mengetahui stafnya sendiri yang mengirim pesan itu.

Dalam pesan tersebut, staf dari DP3AP2KB meminta agar surat pengajuan permohonan bagi hasil pajak dan retribusi itu tidak diberi keterangan tanggal dan nomor surat.

Forkan menjelaskan, permintaan itu dilakukan karena SK Wali Kota tentang pencairan belum keluar.

Pihaknya lantas menyarankan dokumen pengajuan permohonan itu dikirim tanpa tanggal dan nomor surat terlebih dahulu.

“Pengajuan ini kan berjenjang, kalau kemajuannya desa itu lebih duluan, kami bisa segera sampaikan ke BKAD. Apa yang terjadi jika mengajukan setelah SK turun?"

"Tapi yang jelas tidak ada niatan apa-apa. Kami tidak mungkin memerintahkan sesuatu yang tidak benar atau perbuatan melawan hukum,” tegas Forkan.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved