Berita Malang Hari Ini

Semnas Revolusi Mental Unisma, KKN Tumbuhkan Karakter Mulia

Universitas Islam Malang (Unisma) bersama Forum Rektor Indonesia (FRI) mengadakan seminar nasional

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
Unisma
Kegiatan semnas tentang revolusi mental dengan narasumber Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi dan Rektor UGM yang juga Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) Prof Dr Panut Mulyono, Jumat (5/11/2021) secara daring. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Universitas Islam Malang (Unisma) bersama Forum Rektor Indonesia (FRI) mengadakan seminar nasional 'Aksi Nyata Revolusi Mental Perguruan Tinggi Dalam Mewujudkan SDM Unggul' secara daring, Jumat (5/11/2021).

Narasumber acara ini adalah Rektor UGM Prof Panut Mulyono dan Rektor Unisma, Prof Dr Maskuri MSi.

"Kegiatan ini terkait dengan program gerakan revolusi mental nasional yang diprogramkan Kemenko PMK dan FRI. Tujuannya untuk membangun etos kerja hingga menumbuhkan sikap yang selama ini dimiliki bangsa  Indonesia, seperti gotong royong. Namun Akhir -akhir ini seperti terkikis," kata Maskuri. 

Selain semnas juga ada lomba untuk membangun kreativitas bagi anak muda.

Yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah ada rasa rasa cinta pada negara untuk mengisi  kemerdekaan sesuai bidang dan kompetensinya masing-masing.

Maka harusnya korupsi sudah hilang dan tidak ada di Indonesia.

Sedang Panut Mulyono, Ketua FRI periode 2021-2022 membawakan judul 'Strategi PT WujudkanvSDM Unggul Menuju Indonesia Unggul'.

Dikatakan, Indonesia akan maju jika SDM nya unggul.

Bagaimana menjadi bangsa yang kompetitif, maka kunci di SDM, yaitu yang mencintai negara, menghargai perbedaan dan memiliki etos kerja, serta menjadi SDM yang menguasai teknlogi.

Itu kunci negata maju dan berdaya saing.

"Agar tidak hanya mengejar sesuatu yang futuristik/keilmuan, maka kita juga harus  memperkuat anak-anak kita dengan kebangsaan, kemanusian, mental spiritual agar tidak mudah mengadopsi hal-hal yang tidak cocok," jelasnya.

Bagaimana revolusi mental unguk penguatan karakter mahasiswa, banyak hal yang dilakukan PT.

Ketika mahasiswa masuk, mereka dikenalkan pada kegiatan-kegiatan untuk menumbuhkan karakter mulia, seperti KKN.

Ini salah satu cara agar mahasiswa bisa mengenal bangsanya. 

Mereka bisa mengenal kearifan lokal, sehingga timbul empati.

Tahu mana yang kurang maju dan perlu bantuan.

Maka ketika jadi pemimpin, nanti bisa membuat kebijakan yang  komprehensif untuk membantu masyarakat. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved