Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Pengakuan Perhutani : Ada Penggarapan Lahan Hutan Jadi Lahan Pertanian & Wisata, Tapi Tak Tahu Pasti

Perhutani juga mengakui adanya kerjasama dengan pihak swasta untuk mengembangkan wisata di lahan mereka tapi tidak tahu pasti berapa luas lahannya

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Administratur Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Malang, Candra Musi mengatakan pihaknya tidak melakukan alih fungsi, melainkan penggarapan lahan di kawasan hulu Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Pihak Perusahaan Umum Kehutanan Negara Indonesia (Perhutani) akhirnya angkat bicara dan mengakui adanya perubahan lahan hutan yang turut jadi penyebab terjadinya banjir bandang.

Pihak Perhutani mengakui adanya peralihan fungsi lahan yang semula hutan menjadi kawasan pertanian.

Pihak Perhutani juga mengakui ada kerjasama dengan pihak swasta untuk pengolahan lahan hutan sebagai tempat wisata.

Tapi anehnya tidak diketahui pasti luasan lahan yang digunakan dan pendapatan yang didapat dari perubahan-perubahan itu.

Administratur Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Malang, Candra Musi mengatakan ada penggarapan lahan di wilayah hutan mereka, ia menyebut istilahnya bukan peralihan fungsi.              

"Jadi begini di dalam peraturan UU, yang dimaksud dengan alih fungsi lahan itu adalah perubahan fungsi hutan dari satu fungsi ke fungsi yang lainnya," ujarnya, Selasa (9/11/2021).

Dipaparkannya, dalam pengelolaan hutan ada tiga fungsi, pertama fungsi konservasi, untuk melindungi satwa dan tumbuhan. Kedua fungsi lindung, untuk melindungi meteorologi, kesuburan tanah dan iklim. Ketiga fungsi produksi, yang memang diperuntukkan untuk diambil produksinya.

Hutan produksi ada dua yakni hasil hutan kayu dan hasil hutan bukan kayu. 

"Di hutan produksi inilah ada namanya tebangan dari hasil hutan kayu maupun non kayu seperti getah atau rotan. Tapi tidak menutup kemungkinan kita ada namanya agroforestry, tanaman buah-buahan itu yang namanya fungsi hutan," katanya.

Diakui Candra, di Kota Batu ada lahan yang semula hutan lalu berubah menjadi lahan pertanian.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved