Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Korban Kasus Pelecehan Tersangka JE Kembali Melapor ke Polres Batu

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Batu mendampingi lima orang warga melaporkan JE, pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) ke Polres Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Ketua LPA Batu, Fuad Dwiyono. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Batu mendampingi lima orang warga melaporkan JE, pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) ke Polres Batu.

Laporan itu terkait dugaan pelecehan asusila dan eksploitasi ekonomi oleh JE.

Ketua LPA Batu, Fuad Dwiyono, mengatakan lima orang yang melapor tersebut sebelumnya telah melapor ke Polda Jawa Timur.

Mereka tergabung dalam 15 orang pelapor yang diterima Polda Jatim sejak kasus ini mencuat pada awal tahun 2021.

"Saat itu, dari 15 orang pelapor ini, hanya satu yang ditetapkan sebagai korban. 14 lainnya adalah saksi," ungkap Fuad. 

Komnas Perlindungan Anak Indonesia mendesak agar Polda Jatim dapat menjerat JE dengan Pasal 80, 81 dan 82  Undang-Undang No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, namun hanya polisi hanya menerapkan Pasal 80 saja.

Untuk menguatkan memang adanya pelanggaran terhadap Pasal 81 dan 82 oleh JE, lima orang yang pernah melapor ke Polda Jatim melaporkan kembali kasusnya ke Polres Batu.

"Hari ini kami laporkan tindakan dugaan pelecehan asusila yang dilakukan JE terhadap beberapa muridnya dulu, kami mendampingi lima orang," katanya.

Fuad meyakini, laporan ini akan melengkapi dan memperkuat bukti dugaan tindakan asusila yang dilakukan JE.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved