Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Korban Reruntuhan Tembok dan Pagar di Samaan Masih Menjalani Perawatan Intensif di RSSA Malang

Korban Reruntuhan Tembok dan Pagar di Samaan Masih Menjalani Perawatan Intensif di RSSA Malang

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Reruntuhan tembok dan pagar rumah milik Ansori, masih menutupi Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 1 RT 7 RW 2, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (14/11/2021) malam. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Hingga saat ini, korban luka parah akibat tertimpa reruntuhan tembok dan pagar rumah yang terjadi di Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 1 RT 7 RW 2, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Diketahui, korban yang dirawat intensif di RSSA adalah Angelika (38), warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang I No. 251 A, dan anaknya yang berinisial AA (11).

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua RT 3 RW 9 Kelurahan Samaan, Karino.

Dirinya mewakili pihak keluarga menuturkan, hingga saat ini kondisi warganya itu masih belum ada perkembangan, karena masih dalam proses operasi di RSSA Malang.

"Saat ini masih dirawat di RSSA Malang. Kondisinya juga masih belum stabil karena masih proses operasi," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (16/11/2021).

Dirinya menjelaskan, warganya akan melakukan kegiatan penggalangan bantuan untuk meringankan beban kedua korban tersebut.

"Saat ini, warga masih menggalang bantuan semampunya untuk bisa membantu meringankan beban korban," tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang Alie Mulyanto mengungkapkan, pihaknya telah memberikan bantuan berupa gedek, batang bambu, tali, terpal dan batu kali. Bantuan itu akan dipasang di sekitar lokasi ambruknya dinding dan pagar rumah tersebut. 

Pihaknya bersama dengan lurah setempat dan dinas terkait masih berkoordinasi dengan pemilik rumah, agar bisa segera memperbaiki bangunan tersebut dengan konstuksi yang lebih aman.

"Tujuannya, agar bangunan baru nantinya dapat memfasilitasi sifat air yang perlu dialirkan, agar tidak tertahan dan menyebabkan tanah menjadi gembur. Sehingga, tanah bisa bergerak yang kemudian bisa menyebabkan bangunan disekitarnya rusak atau terdorong," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, tembok beserta pagar rumah milik Ansori, warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang 1 RT 7 RW 2, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang mendadak ambruk pada Minggu (14/11/2021) sekitar pukul 20.00 WIB.

Reruntuhan itu kemudian menimpa seorang ibu beserta dua anaknya yang sedang menaiki sepeda motor.

Diketahui, ketiga korban itu bernama Anita Angelika (38), warga Jalan Jaksa Agung Suprapto Gang I No. 251 A, dan  kedua anaknya yang berinisial AA (11) dan AW (1,4).

Ketiga korban telah dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved