Breaking News:

Berita Kediri Hari Ini

Kota Kediri Masuk PPKM Level Satu, Wali Kota Abu Bakar Ingatkan Warga Tetap Patuh Protokol Kesehatan

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambut baik kembali turunnya level assessment menjadi PPKM Level 1 ini.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: isy
didik mashudi/suryamalang.com
Kota Kediri telah memberlakukan pemakaian QR Code aplikasi PeduliLindungi di tempat publik. 

Berita Kediri Hari Ini
Reporter: Farid Mukarrom
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | KEDIRI - Hasil asesmen terbaru Kota Kediri kembali berada di Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1.

Sebelumnya Kota Kediri berada pada PPKM level 2. 

Hal ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 60 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Inmendagri ini berlaku mulai, Selasa (16/11/2021) hingga Senin (29/11/2021).

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar menyambut baik kembali turunnya level assessment menjadi PPKM Level 1 ini.

Pada PPKM level 1 berarti ada pelonggaran kebijakan pembatasan mobilitas, sehingga Pemerintah Kota Kediri dapat menggerakkan perekonomian masyarakat lebih gencar lagi.

“Alhamdulillah kita berada di PPKM level 1. Pemerintah Kota Kediri akan terus menggerakkan perekonomian di Kota Kediri  harus terus berputar,” ujarnya, Selasa (16/11/2021).

Abu Bakar juga mengingatkan agar masyarakat Kota Kediri terus waspada.

Meskipun berada pada PPKM level 1, protokol kesehatan harus terus diterapkan untuk mencegah terjadinya kenaikan kasus di Kota Kediri.

“Kita harus terus jaga Kota Kediri agar terus berada di level 1. Harus terus mematuhi protokol kesehatan meskipun ada beberapa pelonggaran,” ungkapnya.

Sesuai dengan Inmendagri Nomor 60 tahun 2021, pada PPKM Level 1 sekolah tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen, kecuali pada tingkat SD maksimal 62 persen hingga 100 persen dan pada tingkat PAUD maksimal 33 persen.

Kemudian pada sektor perkantoran maksimal 75 persen, mall maksimal 100 persen hingga pukul 22.00 WIB dan tempat ibadah maksimal 75 persen.

Sementara fasilitas publik dibuka maksimal 75 persen, kegiatan seni budaya dan olahraga dapat dihadiri maksimal 75 persen kapasitas penonton, transportasi dapat beroperasi dengan kapasitas 100 persen dan resepsi pernikahan dapat digelar maksimal 75 persen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved