Breaking News:

Pemkab Malang Konsisten Gempur Rokok Ilegal, Janjikan DBHCT Untuk Tingkatkan Sarana Kesehatan

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menyerukan pentingnya produk tembakau terdaftar secara resmi dan memiliki legalitas.

surya/ew
Pemerintah Kabupaten Malang konsisten menyuarakan pemberantasan rokok ilegal lewat sosialisasi. Kali ini, masyarakat Kecamatan Wajak mendapat kesempatan edukasi ketentuan bidang cukai rokok di Hotel The Aliante Kota Malang pada Selasa (16/11/2021). 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang konsisten menyuarakan pemberantasan rokok ilegal lewat sosialisasi.

Kali ini, masyarakat Kecamatan Wajak mendapat kesempatan edukasi ketentuan bidang cukai rokok di Hotel The Aliante Kota Malang pada Selasa (16/11/2021).

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menyerukan pentingnya produk tembakau terdaftar secara resmi dan memiliki legalitas.

Wahyu mengatakan dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCT) sangat bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat.

"DBHCT untuk kesehatan, kesejahteraan, kegiatan sosialisasi dan keamanan. Dari pentingnya 4 pemanfaatan tersebut harapannya di Kabupaten Malang ada kesadaran masyarakat beralih ke produk lega," ujar Wahyu usai membuka sosialisasi.

Kata Wahyu, Pemkab Malang berkomitmen meningkatkan sarana dan prasana kesehatan dengan menggunakan DBHCT.

Mantan Kepala DPKPCK ini mengaku serapan terbanyak DBHCHT ada di sektor kesehatan.

"Di Kabupaten Malang pemanfaatan DBHCT paling banyak pada sektor kesehatan. Persentase terbesar ke arah sektor tersebut," ucap Wahyu.

Pria ramah ini menjelaskan, pelayanan Puskesmas yang prima juga karena andil sokongan dana DBHCT.

"Dananya untuk Puskesmas, sarana dan prasarana kesehatan untuk masyarakat," beber Wahyu.

Wahyu juga menuturkan jika pihaknya membuka pintu lebar bagi perusahaan rokok ilegal di Kabupaten Malang agar kembali ke jalan yang benar.

"Kami memberi kemudahan kepada pengusaha rokok ilegal agar menjadi legal. Instansi terkait bisa mengakomodir perizinannya agar tidak berbelit-belit," tutup Wahyu. (ew)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved