Persema Malang Bantah Terlibat Match Fixing di Liga 3 Jatim 2021
Manajemen Persema Malang membantah terlibat dalam match fixing Grup B Liga 3 Jatim 2021.
SURYAMALANG.COM, MALANG - Manajemen Persema Malang membantah terlibat dalam match fixing Grup B Liga 3 Jatim 2021.
"Kami ingin ikut memajukan sepak bola Indonesia yang bersih dan sportif demi meraih prestasi," tutur Yuflif Alif, Sekretaris Persema kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (17/11/2021).
Yuflif Alif menegaskan pihaknya siap memenuhi panggilan Komdis PSSI terkait isu pengaturan skor yang telah dilaporkan Gresik Putra.
"Kami berharap sepak bola Indonesia semakin maju dan bersih dari praktik seperti itu," ujarnya.
Sebelumnya, tim Gresik Putra (Gestra Paranane FA) memecat pemain berinisial AC dan HPS, dan ofisial berinisial DGR yang diduga terindikasi terlibat pengaturan skor atau match fixing.
Tiga orang itu terbukti bertemu dengan sejumlah orang yang menawarkan kerja sama untuk mengatur skor pertandingan Gresik Putra vs Persema Malang.
Gresik Putra kalah 1-5 dari Persema di Stadion Gajayana, Kota Malang pada Senin (15/11/2021).
"Dua pemain kami disuruh mengalah untuk memenangkan Persema Malang dengan iming-iming imbalan puluhan juta rupiah," ungkap Bagyo Sulaksono, Manajer Gresik Putra, Selasa (16/11/2021).
Sebelumnya, Gresik Putra juga diminta untuk mengalah menjelang pertandingan melawan NZR Sumbersari.
Bahkan Gresik Putra mendapat iming-iming uang Rp 100 juta untuk mengalah atas NZR Sumbersari.
Namun, manajemen Gresik Putra menolak tawaran itu.