Berita Surabaya Hari Ini
Baru Dua Hari Tempati Kos Baru, Abdul Kehilangan Motornya Usai Diparkir Pulang Kerja
Nasib sial dialami oleh seorang pria bernama Abdul Mutholib. Baru dua hari tinggal di rumah kosan di Jalan Krembangan, Surabaya, motornya dicuri.
SURYAMALANG.COM|SURABAYA - Nasib sial dialami oleh seorang pria bernama Abdul Mutholib. Baru dua hari tinggal di rumah kosan di Jalan Krembangan, Surabaya, motornya dibawa kabur pencuri.
Tiga orang bandit menyatroni sebuah area parkir kosan di Jalan Krembangan Buyut, Krembangan Selatan, Krembangan, Surabaya, Sabtu (13/11/2021) dini hari.
Motor Honda Beat bernopol L-5241-AT Abdul Muntolib, raib dibawa pencuri.
Abdul Muntolib, yang baru dua hari tinggal di kosan tersebut memperkirakan, insiden pencurian yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB itu, beberapa saat usai pulang kerja.
Setibanya di kosan ia berencana untuk tidur saat itu, namun ia tiba-tiba kaget tatkala pintu kosannya diketuk-ketuk oleh salah seorang tetangga kosannya.
Tetangga kosannya itu, mengaku kepada Abdul, memperoleh informasi dari seorang petugas bank di dekat kosan, yang sempat melihat beberapa orang mencurigakan keluar area parkir kosan membawa motor.
Setelah mendengar kabar itu, Abdul berupaya mengecek keberadaan motornya. Ternyata benar, beberapa orang yang mencurigakan tersebut merupakan komplotan maling, dan motornya menjadi sasaran aksi mereka.
"Katanya ada (suara) glodakan. Pas dilihat, kok motor sudah gak ada. Sempat dilihat satpam bank, tapi kan gak tahu, motor siapa, ternyata motor saya," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com, Kamis (18/11/2021).
Seingat Abdul, motornya itu sudah dikunci setir, sebelum ditinggalkan masuk ke dalam kosan.
Sayangnya, mengandalkan mekanisme pengamanan motor secara konvensional itu, tak dapat menggagalkan aksi pencurian motor.
Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, jumlah pelaku yang menyatroni area parkir kosannya itu, berjumlah tiga orang.
"Gak ada barang apa-apa di jok. Kebetulan dompet sudah saya ambil. Biasanya kan saya naruh dompet di dalam jok," tuturnya.
Akibat insiden tersebut, Abdul mengalami kerugian sekitar tujuh juta rupiah.
Namun, ia mengaku sudah melaporkan insiden kriminalitas tersebut ke markas kepolisian setempat.
"Saya sudah lapor kepolisian. Sampai sekarang belum ada jawaban," pungkasnya.
(surya.co.id/luhur pambudi)