Breaking News:

Berita Jawa Timur Hari Ini

Kemensos Salurkan Bantuan Rp 28,117 Miliar Untuk Anak-anak Dan Warga Kurang Mampu Di Nganjuk

Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengatakan, bantuan sosial tersebut diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk yang membutuhkan.

Surya/Amru Muiz
Mensos, Tri Rismaharini menyerahkan bantuan secara simbolis dan memberikan motivasi serta semangat kepada anak-anak yatim di Nganjuk. 

SURYA.CO.ID|NGANJUK - Kementerian Sosial RI menyalurkan bantuan ke Kabupaten Nganjuk sebanyak Rp 28,117 miliar. Bantuan tersebut diperuntukan Asistensi Rehabilitas Sosial (Atensi) kepada 1.496 anak, bantuan sembako kepada 136.243 orang, dan bantuan PKH kepada 5 orang warga.

Sekda Kabupaten Nganjuk, M Yasin mengatakan, masyarakat Kabupaten Nganjuk mengucapkan terima kasih kepada Kemensos yang telah mengucurkan bantuan sosial. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan warga yang membutuhkan di Kabupaten Nganjuk.

"Terima kasih Kementerian Sosial yang telah peduli dan merealisasi bantuan sosial untuk masyarakat Kabupaten Nganjuk," kata M Yasin di Gedung Juang 45 Kota Nganjuk, Minggu (21/11/2021).

Sementara Menteri Sosial, Tri Rismaharini mengatakan, bantuan sosial tersebut diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk yang membutuhkan bantuan.

Terutama kepada anak yatim piatu di Kabupaten Nganjuk yang ditinggal meninggal dunai orang tuanya karena Covid-19.

"Kemensos akan selalu hadir ditengah masyarakat yang membutuhkan bantuan, terutama kepada anak-anak yatim dan berkebutuhan khusus yang akan terus kami berikan bantuan hingga usia 18 tahun," kata Tri Rismaharini.

Oleh karena itu, dikatakan Tri Rismaharini, pihaknya mengharakan anak-anak yang menerima bantuan di Kabupaten Nganjuk harus betul-betul memanfaatkan bantuan sosial tersebut dengan sebaik-baiknya.

Bantuan tersebut diharakan juga bisa meringankan beban ekonomi keluarga dari anak-anak agar terus berkembang untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.

"Anak-anak harus tekun belajar menuntut ilmu di Sekolah hingga mencapai masa depan yang cerah," ucap Tri Rismaharini.

Disamping itu, tambah Tri Rismaharini, pihaknya mengharapkan anak-anak di Kabupaten Nganjuk agar menjauhi Narkoba.

Siapapun anak tersebut tidak boleh bermain dengan Narkoba. Ini dikarenakan Narkoba dapat merusak masa depan.

"Jadi anak-anak harus menjauhi Narkoba. Jangan rusak masa depan dengan Narkoba, apalagi bila memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk konsumsi Narkoba. Itu sangat kami larang tindakan anak-anak seperti itu," tutur Tri Rismaharini. (aru/Achmad Amru Muiz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved