Breaking News:

Kometnar Charis Yulianto Soal Hukuman bagi Pelaku Percobaan Suap di Liga 3 Jatim 2021

Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jatim telah menjathkan sanksi untuk pelaku match fixing di Liga 3 Jatim 2021.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jatim telah menjathkan sanksi untuk pelaku match fixing di Liga 3 Jatim 2021.

Sesuai surat keputusan nomor: 001/KOMDIS/PSSI-JTM/XI/2021, Dimas Yopi Perwira Nusa mencoba menyap dalam pertandingan NZR Sumbersari lawan Gresik Putra pada 12 November 20221.

Pria asal Surabaya ini memberi iming-iming uang  Rp 70 juta sampai Rp100 juta agar Gresik Putra mengalah kepada NZR Sumbersari.

Yopi mengaku mendapat perintah dari David asal Jakarta dan Billy asal Denpasar.

Komdis PSSI Jatim tidak bisa menjatuhkan sanksi kepada David dan Billy karena bukan bagian dari football family.

Atas tindakan tersebut, Komdis PSSI Jatim menjatuhkan sanksi sebesar Rp100 juta kepada Yopi.

Yopi juga dilarang beraktivitas di sepak bola selama 10 tahun.

Yopy dianggap melanggar pasal 64 ayat 1 dan pasal 65 ayat (1) Kode Disiplin PSSI.

Selain itu, Komdis PSSI Jatim juga menghukum dua pemain Gresik Putra, Andy Cahya dan Hendra Putra Satria, serta kitman Gresik Putra, Desly Galang Ramadani.

Mereka dihukum percobaan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan, dengan masa percobaan selama 24 bulan. Sementara Ferry Afrianto yang disebut mantan pemain Persela, dihukum lima tahun larangan beraktivitas di sepak bola dan denda 50 juta.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved