Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bupati Malang Lebih Suka Kasih Uang Kepada Atlet Daripada Tambah Anggaran KONI

"Saya lebih suka memberikan reward kepada yang berprestasi. Daripada (penambahan) anggaran itu,"

SURYAMALANG.COM/Erwin Wicaksono
Bupati Malang, Muhammad Sanusi 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Bupati Malang, Muhammad Sanusi menanggapi keluh kesah KONI Kabupaten Malang yang mengaku sedang kekurangan anggaran untuk mengarungi Porprov 2022. Sanusi menyatakan dirinya lebih suka memberikan uang penghargaan alias reward kepada atlet-atlet yang terbukti telah meraih prestasi.

"Saya lebih suka memberikan reward kepada yang berprestasi. Daripada (penambahan) anggaran itu," ujar Sanusi ketika dikonfirmasi.

Menurut Sanusi, atlet-atlet Kabupaten Malang akan terpacu meraih prestasi dengan memotivasi saat berlatih.

"PON dulu kita tidak pernah dapat medali nah sekarang kita pertahankan. Kita motivasi atlet berprestasi," sebut politisi PDIP ini.

Terkait solusi keluh kesah KONI Kabupaten Malang tersebut, Sanusi menyerahkannya kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Malang.

"Jadi atlet yang berprestasi itu yang dapat (uang)," tutup Sanusi.

Sementara itu, KONI Kabupaten Malang memprediksi kontingen olahraga yang mereka naungi tak bisa berbicara banyak dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur tahun 2022. KONI merasa jumlah anggaran minim membuat pihaknya realistis dalam mengikuti ajang Porprov 2022.

Anggaran sebanyak Rp 10 miliar dirasa tak cukup untuk mendatangkan gelar-gelar prestasi dan memenuhi target 3 besar dalam Porprov 2021.

“Guna memenuhi target itu, kita (KONI Kabupaten Malang) membutuhkan anggaran sebesar Rp13,8 miliar. Namun jika memang diberi hanya Rp10 miliar, jelas akan ada pengetatan penggunaan anggaran untuk pelatihan,” ujar Katua KONI Kabupaten Malang Rosydin ketika dikonfirmasi.

Rosyidin menyebut persiapan atlet untuk meraih sebuah prestasi butuh sokongan dana besar. Ia mengkiaskan apabila tidak ada dukungan finansial memadai guna kebutuhan dari para atlet dan pelatih,  KONI Kabupaten Malang bisa saja tidak mengirimkan kontingen dalam ajang Porprov VII tahun 2022 mendatang.

KONI Kabupaten Malang membina sebanyak 54 cabang olahraga (Cabor) dengan target perolehan  50 medali emas, 50 perak, maupun 50 perunggu.

“Kami telah memohon kepada DPRD, Bupati Malang dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang untuk menambah anggaran KONI Kabupaten Malang. Semoga diperhatikan,” tutupnya. (ew/Erwin)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved