Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kadoea Senior Living Milik SMKN 2 Kota Malang, Hunian Berbasis Hotel untuk Layani Warga Senior

SMKN 2 Kota Malang memiliki Kadoea Senior Living yang merupakan sebuah hunian untuk warga senior berbasis hotel.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
sylvianita widyawati/suryamalang.com
SMKN 2 Kota Malang meresmikan Hotel Kadoea Senior Living yang difokuskan untuk warga senior Kota Malang, Rabu (24/11/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - SMKN 2 Kota Malang memiliki Kadoea Senior Living yang diresmikan, Rabu (24/11/2021).

Kadoea Senior Living adalah sebuah hunian untuk warga senior berbasis hotel.

Hotel ini berlantai 1 dan ada sembilan kamar biasa dan satu kamar total care. 

Kamar hotelnya terdiri dari tempat tidur, kamar mandi, lemari dan meja kursi dan terlihat cukup nyaman untuk ditempati.

"Tapi ini bukan panti lansia ya. Jadi hunian nyaman buat warga senior berbasia hotel dan dilayani secara profesional," jelas Endang Widowati, Manajer Kadoea Senior Living pada suryamalang.com. 

Peresmian hotel itu dilakukan oleh Direktur Kemitraan dan Penyelarasan DUDI Saryadi dan Kadis Dindik Jawa Timur Wahid Wahjudi.

Dengan adanya peresmian ini, maka SMKN 2 memiliki dua hotel, satu hotel umum dan satunya hotel layanan warga senior.

Menurut Endang, siswa yang dilibatkan di Kadoea adalah siswa kelas industri dari program keahlian keperawatan dan pekerjaan sosial.

Untuk manajemen Kadoea, SMKN 2 menjalin kerja sama dengan Rukun yang memiliki pelayanan serupa di Bogor.

"Ini kan bisnis baru kami. Jadi masih kerjasama dengan Rukun di Bogor selama lima tahun," jelas Endang.

Kadindik Jatim, Wahid Wahyudi ST MT, memberi apresiasi pada layanan yang diberikan SMKN 2.

Apalagi SMK ini satu-satunya yang memiliki program keahlian pekerjaan sosial di Jatim.

"Ternyata di program ini, masih banyak anak muda yang mau memberikan baktinya pada pelayanan lansia," kata Wahid.

Ia menjelaskan jika ia ingin agar SMK-SMK di Jatim benar-benar mengantarkan siswanya mandiri dan memiliki kompetensi.

Maka kasek harus bertanggung jawab agar lulusannya bisa bekerja profesional dan  berwirausaha.

Sedang Saryadi mengatakan banyak program yang diinisiasi Dindik Jatim menjadi rujukan provinsi lain.

Dengan peresmian hotel ini sebagai bentuk aktivitas terwujudnya SMK unggulan.

"Teaching factory adalah alat agar anak-anak bisa sesesuai komptensi standar industri. Kita di ranah pendidikan vokasi. Mereka harus memiliki konpetensi  dan membangun masa depan yang baik," kata dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved