Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

LL Dikti Wilayah 7 Jatim Beri Anugerah Kampus Unggulan, UMM Pertahankan 14 Kali

Pemberian AKU bagi PTS  perguruan tinggi swasta dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan rakerpim perguruan tinggi sejak tahun 2009.

surya/sylvianita widyawati
Kegiatan pemberian penghargaan Anugerah Kampus Unggulan (AKU) 2021 di Hotel Grand Mercure Kota Malang oleh LL Dikti Wilayah VIII Jawa Timur pada PTS-PTS di wilayah Jawa Timur, Rabu (24/11/2021) . 

SURYAMALANG.COM|MALANG- Di antara raker pemimpin perguruan tinggi swasta (PTS)  yang diadakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VII Jatim ada kegiatan Anugerah Kampus Unggulan (AKU) 2021. Acara diadakan di Grand Mercure Kota Malang, Rabu (24/11/2021). Tema acaranya adalah "Fasilitasi Transformasi Perguruan Tinggi”. 

Menurut Prof Dr Ir Suprapto, DEA, pemberian AKU bagi PTS  perguruan tinggi swasta dilaksanakan setiap tahun bertepatan dengan rakerpim perguruan tinggi sejak tahun 2009.

"Adanya penghargaan ini dimaksudkan untuk memberikan dorongan dan motivasi bagi perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kelembagaan dan sumber dayanya," jelas Suprapto pada suryamalang.com usai acara. 

Dalam penghargaan AKU, juga ada 11 kategori khusus. Adapun kategori baru yang diberikan seperti MBKM. AKU 2021 diberikan kepada 19 PTS dari kategori bentuk PT (Perguruan Tinggi) Akademik Universitas, Institut, Sekolah Tinggi dan PT Vokasi (Politeknik, Akademi dan Akademi Komunitas).

Rektor UMM Dr Fauzan MPd mengatakan UMM mempertahankan 14 kali AKU di peringkat satu kategori universitas merupakan capaian yang penuh tantangan.

"Alhamdullilah. Ini kerja kolektif dari seluruh civitas akademi sehingga bisa mempertahankan ke 14 kalinya," jelas Rektor. 

Sedang Rektor ITN Malang Prof Dr Ir Abraham Lomi juga merasa senang ITN bisa bertahan di peringkat pertama AKU kategori institut. "Saya pribadi dan atas nama lembaga senang bisa mempertahankan. Berarti kami menjalankan secara konsisten," kata Lomi.

Sama seperti disampaikan Rektor UMM, bahwa perolehan AKU adalah kerja bersama atau kolektif di ITN. Dan setiap tahun, ITN tetap bisa mempertahankan.

"Mudah-mudahan tahun depan bisa bertahan sehingga dapat AKU Kartika. Dan tantangan ke depan adalah harus bisa menjalankan delapan IKU (Indikator Kinerja Utama) sebagaimana ditetapkan Kemendikbud Ristek. 

Dikatakan Suprapto, tidak semua PTS mendapatkan AKU karena persyaratannya banyak. Sehingga kemudian dibuat kategori khusus untuk PTS-PTS. Adapun 11 kategori khusus antara lain Kinerja Bidang Kemahasiswaan Terbaik, Akselerasi Jabatan Akademik Terbaik, Akselerasi Pengelolaan Perguruan Tinggi Baru Terbaik dan Humas Perguruan Tinggi Terbaik.       

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved