Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Wali Kota dan Kadis Dikbud Kota Malang Kunjungi Sekolah Yang Jadi Korban Kekerasan Seksual

Walikota Malang Sutiaji dan Suwarjana, Kadis Dikbud Kota Malang mengunjungi sekolah korban kekerasan seksual dan penganiayaan, Rabu (24/11/2021).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
Suryamalang.com/kolase
Video viral penganiaan gadis panti asuhan di Kota Malang (kanan) serta korban (kiri) 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Walikota Malang Sutiaji dan Suwarjana, Kadis Dikbud Kota Malang mengunjungi sekolah korban kekerasan seksual dan penganiayaan, Rabu (24/11/2021).

Menurut Suwarjana, tujuan kunjungan itu adalah untuk penguatan pada semua pihak.

"Seperti untuk kelanjutan pendidikan anak juga harus tetap dilayani meski secara daring oleh sekolah," kata Suwarjana pada suryamalang.com, Kamis (25/11/2021).

Apalagi korban sudah duduk di kelas 6 SD. Ia juga mengharapkan hal sama pada para pelaku yang masih dibawah umur semua. 

Namun untuk para pelaku, ia mengaku belum mendapat tembusan dari polisi apakah mereka masih masih berstatus pelajar atau tidak.

Jika masih bersekolah, maka mereka juga harus tetap mendapatkan pelayanan pendidikan dari sekolah.

"Tapi mungkin sekarang semua masih fokus di pemeriksaan polisi dulu," jelasnya.

Selain itu, juga akan disediakan pendampingan psikologinya.

"Sekarang korban mungkin masih fokus untuk kasusnya dulu. Jika ini selesai, sekolah akan memfasilitasi," jelasnya.

Atas kejadian ini, maka sekolah harus lebih perhatian pada siswa. Misalkan pada siswa yang pendiam, kurang terbuka atau karakter lainnya. Semua perlu diwaspadai sebagai tanda perhatian.

Baik oleh guru atau guru BK. Selain itu jika ada siswa yang tidak masuk satu-dua hari, juga diminta dicari informasinya.

Sehingga bisa diketahui alasan tidak masuk sekarang. Menurutnya, adanya kekerasan pada anak sebagai tanda kurang perhatian. 

"Saat kunjungan kemarin itu juga mengumpulkan guru-guru juga agar waspada sebagai bentuk perhatian," tandasnya.

Kasus yang menimpa siswa SD ini sedang ditangani Polres Malang Kota. Polisi sudah menetapkan tujuh tersangka.

Sehari-hari korban tinggal di panti asuhan dan mengalami penganiayaan pasca korban diperkosa pelaku yang dikenalnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved