Breaking News:

Berita Jawa Timur Hari Ini

Warga Riau Diringkus di Rumah Istri Kedua, Tipu Warga Kota Madiun Hingga Rp 1 Miliar 35 Juta

Dari empat korban warga Kota Madiun yang ia tipu, NK berhasil mengumpulkan uang Rp 1 miliar 35 juta. 

Surya.co.id/Sofyan Arif Candra
Kapolres Madiun Kota, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan menunjukan barang bukti dan tersangka kasus penipuan CPNS 

SURYAMALANG.COM|MADIUN - NK (45) Seorang pria asal Provinsi Riau mengaku bisa meloloskan orang untuk bisa menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui tes CPNS.

NK meminta uang ratusan juta rupiah sebagai syarat jika ingin masuk menjadi ASN.

Dari empat korban warga Kota Madiun yang ia tipu, NK berhasil mengumpulkan uang Rp 1 miliar 35 juta. 

Awalnya, di Kota Madiun ia kenal dengan salah satu korban bernama Purwanto, warga Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.

"Korban ini lalu mengajak tiga temannya, celakanya mereka juga percaya dengan bujuk rayu pelaku," jelas Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Senin (29/11/2021).

Setelah keempatnya menyetor uang total Rp 1 miliar 35 juta, ternyata omongan yang dijanjikan NK tidak terealisasi.

Pelaku justru membawa lari uang tersebut ke Riau.

"Kami sempat panggil pelaku dua kali untuk menindaklanjuti laporan korban, ternyata saat itu tidak datang," jelas Dewa.

Petugas lalu menjemput pelaku ke Riau agar proses hukum bisa dilanjutkan.

"Setelah kita cari ternyata dia tinggal bersama di rumah istri keduanya. Sedangkan uangnya sudah habis," tambah Dewa.

Sesuai KTP, alamat pelaku berada di Kelurahan Sekip Hulu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.

Namun saat diamankan, ternyata pelaku berada di Kelurahan Tengkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 378 KUHP atau pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

(SURYA.CO.ID/Sofyan Arif Candra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved