Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Dinas Pariwisata Kota Batu Antisipasi Sebaran Virus Corona Varian Omicron

Belum ada skema pasti dari Dinas Pariwisata Kota Batu mengantisipasi sebaran virus corona varian baru, omicron

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Arief As Siddiq 

SURYAMALANG.COM, BATU - Belum ada skema pasti dari Dinas Pariwisata Kota Batu mengantisipasi sebaran virus corona varian baru, omicron. Padahal, tujuan pariwisata di Kota Batu menjadi tempat yang banyak didatangi warga dari luar daerah, termasuk wisatawan mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief as Siddiq memaparkan bahwa pelaksanaan protokol kesehatan di tempat wisata masih berjalan seperti biasanya. Belum ada penyesuaian signifikan mengantisipasi sebaran varian baru.

“Kami sudah melakukan rapat, salah satunya mengangkat permasalahan ini. Dispar sendiri menyiapkan prosedur sesuai instruksi dari pemerintah pusat melalui Inmendagri,” katanya.

Sejauh ini belum ada instruksi khusus dari Kemendagri. Pemerintah Indonesia hanya memperketat waktu karantina bagi pendatang dari luar negeri, utamanya warga negara dari Benua Afrika.

Arief menegaskan, komitmen Pemkot Batu yaitu ada keseimbangan antara pengembangan perekonomian dan pengendalian Covid-19.

“Untuk itu, ada percepatan vaksinasi, kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan juga sangat penting,” paparnya, Selasa (30/11/2021).

Arief berharap ada langkah dari Pemerintah Pusat sehingga pihaknya memiliki panduan. Arief tetap menegaskan bahwa keseimbangan ekonomi dan pengendalian harus setara. Terlebih sektor pariwisata di Kota Batu merupakan sumber penggerak roda ekonomi.

“Terutama daerah, bagaimana kami menjaga keseimbangan antara ekonomi dan pengendalian Covid-19. Harapan besar kami, apapun keputusannya nanti, kami ikuti. Pada prinsipnya kami mempersiapkan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran,” terangnya.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan salah satu cara mengendalikan potensi penyebaran varian baru dengan memeriksa pekerja imigran yang pulang ke Kota Batu. Pemkot Batu berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ketika ada pekerja imigran yang pulang.

“Kita harus waspada dan senantiasa koordinasi dengan Dinkes provinsi. Kalau ada pekerja migran yang datang, kami koordinasi. Kami juga akan siapkan prosedur menyambut Nataru,” ujar Punjul.

Pada Selasa siang, Pemkot Batu bersama Pemerintah Pusat menggelar Rakor Peningkatan Antisipasi Kasus Covid-19 pada masa Liburan Nataru 2022. Hingga berita ini ditayangkan, rapat masih berlangsung di lantai empat Balaikota Among Tani, Kota Batu.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved