Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Tanpa Gejolak, Penetapan UMK Kota Batu 2022 Senilai Rp 2,8 Juta

Upah Minimum Kota (UMK) 2022 Kota Batu telah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa senilai Rp 2.830.367,09.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Muji Dwi Leksono 

SURYAMALANG.COM, BATU – Upah Minimum Kota (UMK) 2022 Kota Batu telah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa senilai Rp 2.830.367,09.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Muji Dwi Leksono mengatakan bahwa angka tersebut sesuai dengan usulan yang disampaikan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Usulah yang disampaikan Dewanti itu merupakan hasil dari musyawarah Dewan Pengupahan Kota Batu.

“Hasil pembahasan bersama Dewan Pengupahan Kota Batu dan sudah direkomendasi oleh Kepala Daerah. Kenaikannya berkisar 0.37 persen atau Rp 10.565,50,” ujar Muji, Rabu (1/12/2021).

Kenaikan UMK itu berdasarkan PP 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. PP itu aturan turunan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

“Itu dasar kami, kami lakukan secara manual dan juga ada aplikasinya. Siapapun bisa melihat,” ungkap Muji.

Berdasarkan PP itu, ada dua indikator yang menjadi pertimbangan kenaikan UMK. Pertama pertumbuhan ekonomi dan kedua inflasi di Jawa Timur.

“Untuk Jatim inflasinya lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi, sehingga yang diambil justru yang tertinggi, yaitu inflasi,” ujarnya.

Muji mengatakan, sejauh ini tidak ada tuntutan dari buruh terhadap penetapan UMK tersebut. Hal itu disambut positif Muji karena berdampak pada stabilitas perekonomian daerah.

“Kalau kondusif, antara pengusaha dan pekerja bisa lebih baik lagi. Kami dari pemerintah tidak memihak, kami jaga jangan sampai yang di-PHK,” terangnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved