Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

UMK Kabupaten Malang 2022 Tak Naik, Sanusi Minta Pekerja Tak Banyak Menuntut Karena Masih Pandemi

Upah Minimum Kabupaten Malang (UMK) tidak mengalami kenaikan, UMK Kabupaten Malang baru saja ditetapkan sebesar Rp 3.068.275.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Bupati Malang, Muhammad Sanusi. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Upah Minimum Kabupaten Malang (UMK) tidak mengalami kenaikan.

UMK Kabupaten Malang baru saja ditetapkan sebesar Rp 3.068.275.

Menurut Bupati Malang, Muhammad Sanusi, pekerja selayaknya memahami situasi ekonomi yang tidak menentu akibat pandemi Covid-19.

Alhasil, ia berpesan kepada para pekerja agar tidak banyak menuntut.

"Mudah-mudahan teman-teman pekerja memahami situasi ekonomi sekarang dan tidak selalu menuntut haknya. Harus juga berpikir kelanjutan usaha di Kabupaten Malang," ujar Sanusi ketika dikonfirmasi.

Sanusi menambahkan, sosialisasi mengenai tidak naiknya UMK telah diinformasikan secara masif.

"Tapi kalau sudah waktunya ekonomi sudah bangkit ya perlu ditunjuk ulang. Sudah disosialisasikan melalui dewan pengupahan," sebut pengusaha tebu ini.

Sebagai pemimpin daerah, Sanusi mengaku tidak ikut campur dalam penentuan nilai UMK. Kata dia, perhitungan UMK sudah melalui mekanisme perhitungan yang valid.

"Kalau pemerintah pusat menghendaki naik ya kita ikuti saja," jelasnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved