Breaking News:

Berita Kota Batu Hari Ini

PHRI Batu Sambut Positif PPKM Level 3 di Akhir Tahun 2021

Jelang libur  Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Pemerintah Kota Batu menerapkan pembatasan mobilitas untuk menekan angka penularan Covid-19.

surya.co.id/Benni Indo
Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi memaklumi adanya regulasi pengetatan mobilitas di akhir tahun. 

SURYAMALANG.COM|BATU - Jelang libur  Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, Pemerintah Kota Batu menerapkan pembatasan mobilitas untuk menekan angka penularan Covid-19.

Pembatasan mobilitas itu dilakukan dengan cara menerapkan kembali PPKM Level 3 beserta seluruh aturan di dalamnya seperti pengetatan protokol kesehatan di tempat ibadah, pusat belanja dan juga destinasi wisata.

Meski begitu, tidak ada keterangan resmi adanya penyekatan. Kota Batu, sebagai tujuan wisata sangat mengandalkan kedatangan orang untuk menggerakan ekonomi.

Pengetatan libur Nataru ini pun diprediksi akan berdampak pada usaha pariwisata.

Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Hariadi memaklumi adanya pengetatan mobilitas tersebut.

Apalagi, virus Covid-19 dikabarkan telah bermutasi menjadi varian baru yang dinamai Omicron. Sujud mengaku tidak keberatan dengan pembatasan tersebut.

“Ini adalah upaya pemerintah untuk mengakhiri pandemi. Mau bagaimanapun pandemi masih ada, PHRI akan mengikuti aturan tersebut. Tapi satu hal yang kami minta kalau bisa, jangan ada penyekatan,” kata Sujud.

Menurut dia, penyekatan yang akan dilakukan akan berdampak pada kunjungan.

Sembari berharap tidak ada penyekatan, PHRI Kota Batu berkomitmen tinggi untuk menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat selama pelaksanaan PPKM.

“Kami harap tidak ada penyekatan dan kami akan bekerja keras bersama pemerintah untuk menjaga supaya tidak terjadi lonjakan kasus di akhir tahun,” jelasnya.

Sujud berharap pemerintah dapat melakukan penertiban, pembinaan dan membantu pelaku usaha pariwisata memenuhi persyaratan operasional.

“Kami minta usulan ini dipertimbangkan. Kami juga paham upaya kita bersama untuk menekan laju persebaran Covid-19, khususnya di Kota Batu,” pungkasnya.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko telah mewanti-wanti pengusaha tempat pariwisata tidak menggelar kegiatan bersifat menimbulkan keramaian di akhir tahun nanti.

Dewanti menegaskan imbauan itu sejalan dengan instruksi Pemerintah Pusat yang akan memberlakukan PPKM Level 3 per tanggal 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

“Kalau hanya menginap kemudian kuliner tidak apa-apa. Kalau acara gebyar atau sifatnya euforia mendatangkan artis atau musik-musik begitu tidak boleh,” tegas dia. (Benni Indo)

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved