Breaking News:

Gunung Semeru Meletus

Anak-Anak Korban Gunung Semeru Meletus Tak Betah Belajar di Sekolah Darurat

Anak-anak korban Gunung Semeru meletus mengikuti kelas belajar darurat di belakang posko pengungsian Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: isy
tony hermawan/suryamalang.com
Suasana sekolah darurat di belakang posko pengungsian terpusat, Balai Desa Penanggal, Candipuro, Lumajang. 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Anak-anak korban Gunung Semeru meletus kembali mulai melakukan aktivitas.

Pemerintah kini menyediakan tenda untuk sekolah darurat mereka.

Namun, pelaksanaan ini menghadapi kendala.

Salah seorang siswi yang tak mulai betah mengikuti sekolah darurat yakni, Fania.

Sudah dua hari siswi kelas 3 SD Sumberwuluh III ini mengikuti kelas belajar darurat di belakang posko pengungsian terpusat, Balai Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Di sana, ia mengikuti proses belajar bersama teman-temannya dalam sebuah tenda besar.

Tenda diisi 40 anak.

Mereka duduk saling berdempet-dempetan.

"Sumuk (gerah) tempatnya, enak belajar di sekolah," kata Fania.

Akan tetapi, Fania tak bisa berlama-lama larut dalam dalam keluhannya.

Ia harus segera adaptasi dengan kondisi kelas sekarang sudah rusak karena terdampak guguran lava pijar.

Sementara pemerintah sendiri saat ini belum menemukan lahan yang cocok untuk melakukan relokasi.

Naning Kenmintorini, Kasi Pembinaan Paud Dinas Pendidikan Lumajang mengakui, sebagian besar siswaa tidak betah berlama-lama sekolah di dalam tenda.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved