Piala Presiden Esports 2021

Grand Final Piala Presiden Esports 2021, Empat Cabang Game Lahirkan Juara Baru

Pada hari kedua ini, PPE 2021 kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
PPE 2021
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno memberikan semangat kepada para peserta yang bertanding pada babak final Lokapala Piala Presiden Esports 2021, Sabtu (18/12/2021). 

Selain itu Ivan Chen selaku Chief Executive Officer Anantarupa Studio mengaku berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengakomodir developer lokal dalam gelaran PPE 2021. Dengan dukungan dari pemerintah yang besar ini, ia optimistis ke depannya developer dan game-game lokal akan semakin berkembang dan dikenal di panggung internasional.

"Lokapala ini masih muda, baru satu tahun. Melihat antusiasme dan dukungan yang besar ini, kami akan berusaha mengembangkan Lokapala ke kancah internasional. Rencananya, di kuartal pertama 2022, kami akan memulai publishing di Asia tenggara sehingga nanti bisa menyelenggarakan turnamen tingkat regional Asia tenggara," tutur Ivan Chen.

Selain Lokapala, cabang Free Fire juga melahirkan juara baru yakni ECHO ESPORTS keluar sebagai pemimpin klasemen akhir setelah pertarungan sengit sebanyak 10 ronde. Dalam penghitungan final, ECHO ESPORTS berhasil mengumpulkan 132 poin dan sukses mengungguli  Kings Esports (106 poin) serta EVOS Divine (98 poin).

Keseruan juga tercipta di babak final game lainnya yakni MPL Speed Chess yang mempertemukan Kosasih asal Bekasi, Jawa Barat dengan Leo Lucki dari Palu, Sulawesi Tengah. Dengan skema tiga ronde, Leo Lucki berhasil memenangkan pertandingan dengan ritme yang agak lama pada ronde 1. Di lain sisi, kehilangan poin membuat Kosasih berusaha bangkit dan akhirnya meraih kemenangan di ronde kedua. Hal ini membuat keduanya harus memainkan ronde ketiga demi mengamankan gelar juara.

Di pertarungan pamungkas, Leo yang bermain lebih tenang tidak terpancing dengan maneuver-manuver yang dilancarkan Kosasih. Ketenangan ini membuahkan hasil yang membuat Kosasih menyerah di menit-menit akhir pertandingan.

Usai merengkuh titel juara, Leo bertutur bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari konsentrasi dan kemampuannya memperbaiki keterpurukan ketika dikalahkan Kosasih di ronde kedua.

"Saya berusaha untuk tetap fokus. Mental saya sempat naik ketika di babak pertama menang, tapi juga turun ketika kalah di babak kedua. Makanya, saya berusaha memperbaiki mental di babak ketiga hingga akhirnya bisa menang. Bagi saya kunci kemenangan hari ini adalah doa dari orang tua, rekan-rekan kerja dan keluarga. Karena kalau dilihat dari lawan, Pak Kosasih ini lawan yang sangat stabil, dari awal sampai final. Punya serangan yang sangat tajam, dari seluruh peserta. Saya respect dan hormat kepada beliau karena sering kasih masukan," beber Leo.

Sekretaris Jenderal PPE 2021, Matthew Airlangga mengucapkan selamat kepada para atlet yang sukses meraih titel juara. Ia berharap, kemenangan di PPE 2021 ini menjadi motivasi bagi para atlet agar kelak meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

"Yang menang jangan berpuas diri, yang kalah jangan patah semangat. Semoga hal ini bisa menjadi kesempatan untuk meraih prestasi yang lebih besar lagi di masa mendatang," pesan Matthew.

Seperti diketahui, Grand final PPE 2021 berlangsung mulai 17-19 Desember 2021, dengan mempertandingkan tujuh cabang game yaitu Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, Lokapala, eFootball PES, MPL-Speed Chess, dan Battle of Satria Dewa.(myu)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved