Piala Presiden Esports 2021

Grand Final Piala Presiden Esports 2021, Empat Cabang Game Lahirkan Juara Baru

Pada hari kedua ini, PPE 2021 kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno.

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
PPE 2021
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno memberikan semangat kepada para peserta yang bertanding pada babak final Lokapala Piala Presiden Esports 2021, Sabtu (18/12/2021). 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Hari kedua babak Grand Final Piala Presiden Esports (PPE) 2021, Sabtu (28/12/2021) di Mangupura Hall-The Westin Resort, Nusa Dua Bali, mulai bermunculan juara baru.

Dari total tujuh game yang dipertandingkan, empat game telah melahirkan juara baru, yaitu eFootball PES, Lokapala, Free Fire dan MPL Speed Chess.

Di cabang eFootball PES, Akbar Paudie keluar menjadi kampiun dengan mengalahkan Rommy Hadiwijaya.

Akbar yang turun mengandalkan skuad Juventus, menang dua game tanpa balas atas Bayern Munchen yang menjadi tim andalan Rommy.

Sementara itu, pada game Lokapala, pertandingan sengit terjadi antara Dewa United melawan VI Dronis. Sempat bermain sabar di awal laga, keduanya memutuskan bermain terbuka demi meraih kemenangan.

Pada game ini, Dewa United sukses merengkuh titel jawara dengan skor kill akhir 22-6.

Pada hari kedua ini, PPE 2021 kedatangan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno datang untuk meninjau sekaligus memberikan dorongan motivasi kepada lebih dari 200 atlet esports yang sedang berkompetisi di turnamen olahraga elektronik terbesar di Indonesia itu.

Didampingi Ketua Penyelenggara Piala Presiden Esports 2021 Rangga Danu Prasetyo dan Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Abetnego Tarigan, Menteri Sandi menyaksikan jalannya grand final hari kedua.

"Kemenparekraf berterima kasih dengan penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2021 yang mengusung tema The Land of Wonders, ini sangat sesuai dengan semangat pariwisata Indonesia," kata Sandiaga Uno, Sabtu (18/12/2021).

Khusus untuk game Lokapala, Sandiaga Uno memberikan apresiasi pada game ini karena dengan dipertandingkannya cabang game lokal asli Indonesia itu di PPE 2021 merupakan upaya untuk memajukan industri kreatif Tanah Air.

"Lokapala ini adalah salah satu yang membanggakan kami karena merupakan game asli Indonesia. Untuk ke depan, kami juga melihat peluang untuk game lokal untuk difasilitasi pelatihan dan pendampingan. Pengembangan permainan ini menjadi satu subsektor potensial yang sangat prospektif di 2022 ke depan melihat banyaknya gamer di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, satu anggota tim Dewa United, Rexanova menuturkan kemenangan di ajang PPE 2021 ini merupakan buah manis dari evaluasi usai bertanding di ajang PON XX Papua lalu.

"Kami belajar banyak dari turnamen PON Papua, belajar dari pengalaman dan melakukan evaluasi yang ternyata tidak sia-sia karena hari ini kami berhasil jadi juara. Walau jadi juara kami masih tidak puas. Jadi kami akan terus melakukan evaluasi dan memperbaiki kesalahan kami. Ke depannya masih banyak turnamen, jadi kami akan terus berusaha dan memberikan yang terbaik," jelas Rexanova.

Selain itu Ivan Chen selaku Chief Executive Officer Anantarupa Studio mengaku berterima kasih kepada pemerintah yang telah mengakomodir developer lokal dalam gelaran PPE 2021. Dengan dukungan dari pemerintah yang besar ini, ia optimistis ke depannya developer dan game-game lokal akan semakin berkembang dan dikenal di panggung internasional.

"Lokapala ini masih muda, baru satu tahun. Melihat antusiasme dan dukungan yang besar ini, kami akan berusaha mengembangkan Lokapala ke kancah internasional. Rencananya, di kuartal pertama 2022, kami akan memulai publishing di Asia tenggara sehingga nanti bisa menyelenggarakan turnamen tingkat regional Asia tenggara," tutur Ivan Chen.

Selain Lokapala, cabang Free Fire juga melahirkan juara baru yakni ECHO ESPORTS keluar sebagai pemimpin klasemen akhir setelah pertarungan sengit sebanyak 10 ronde. Dalam penghitungan final, ECHO ESPORTS berhasil mengumpulkan 132 poin dan sukses mengungguli  Kings Esports (106 poin) serta EVOS Divine (98 poin).

Keseruan juga tercipta di babak final game lainnya yakni MPL Speed Chess yang mempertemukan Kosasih asal Bekasi, Jawa Barat dengan Leo Lucki dari Palu, Sulawesi Tengah. Dengan skema tiga ronde, Leo Lucki berhasil memenangkan pertandingan dengan ritme yang agak lama pada ronde 1. Di lain sisi, kehilangan poin membuat Kosasih berusaha bangkit dan akhirnya meraih kemenangan di ronde kedua. Hal ini membuat keduanya harus memainkan ronde ketiga demi mengamankan gelar juara.

Di pertarungan pamungkas, Leo yang bermain lebih tenang tidak terpancing dengan maneuver-manuver yang dilancarkan Kosasih. Ketenangan ini membuahkan hasil yang membuat Kosasih menyerah di menit-menit akhir pertandingan.

Usai merengkuh titel juara, Leo bertutur bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari konsentrasi dan kemampuannya memperbaiki keterpurukan ketika dikalahkan Kosasih di ronde kedua.

"Saya berusaha untuk tetap fokus. Mental saya sempat naik ketika di babak pertama menang, tapi juga turun ketika kalah di babak kedua. Makanya, saya berusaha memperbaiki mental di babak ketiga hingga akhirnya bisa menang. Bagi saya kunci kemenangan hari ini adalah doa dari orang tua, rekan-rekan kerja dan keluarga. Karena kalau dilihat dari lawan, Pak Kosasih ini lawan yang sangat stabil, dari awal sampai final. Punya serangan yang sangat tajam, dari seluruh peserta. Saya respect dan hormat kepada beliau karena sering kasih masukan," beber Leo.

Sekretaris Jenderal PPE 2021, Matthew Airlangga mengucapkan selamat kepada para atlet yang sukses meraih titel juara. Ia berharap, kemenangan di PPE 2021 ini menjadi motivasi bagi para atlet agar kelak meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

"Yang menang jangan berpuas diri, yang kalah jangan patah semangat. Semoga hal ini bisa menjadi kesempatan untuk meraih prestasi yang lebih besar lagi di masa mendatang," pesan Matthew.

Seperti diketahui, Grand final PPE 2021 berlangsung mulai 17-19 Desember 2021, dengan mempertandingkan tujuh cabang game yaitu Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, Lokapala, eFootball PES, MPL-Speed Chess, dan Battle of Satria Dewa.(myu)

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved