Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Pemkot Blitar Target Rehabilitasi 1600 Unit Rumah Tak Layak Huni Mulai Tahun 2022

Pemkot Blitar menargetkan dapat menyelesaikan rehabilitasi sejumlah rumah tidak layak huni dalam lima tahun ke depan mulai 2022-2026.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: isy
samsul hadi/suryamalang.com
Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar, Erna Santi. 

Berita Blitar Hari Ini
Reporter: Samsul Hadi
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BLITAR - Jumlah rumah tidak layak huni di Kota Blitar masih banyak mencapai sekitar 1.600 unit. 

Pemkot Blitar menargetkan dapat menyelesaikan rehabilitasi sejumlah rumah tidak layak huni dalam lima tahun ke depan mulai 2022-2026.

"Kami punya target lagi lima tahun ke depan mulai 2022-2026 dapat merehab sekitar 1.600 unit rumah tidak layak huni. Dari angka itu, target per tahun dapat merehab 200-250 unit," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kota Blitar, Erna Santi, Rabu (29/12/2021).

Erna mengatakan lima tahun sebelumnya, mulai 2016-2021, Dinas Perumahan Rakyat sudah menyelesaikan rehabilitasi rumah tidak layak huni lebih dari 1.300 unit. 

"Sebenarnya, target kami sampai 2021 hanya merehab sebanyak 1.200 unit rumah tidak layak huni, tapi tercapai lebih dari 1.300 unit," ujarnya.

Dikatakannya, pelaksanaan rehabilitasi rumah tidak layak huni menggunakan berbagai sumber anggaran mulai APBD, APBN, DAK, swadaya, dan CSR.

Tetapi, kata Erna, mulai 2022, tidak ada program peningkatan kualitas rumah tidak layak huni menggunakan dana alokasi khusus (DAK). 

Sebagai gantinya, ada program pembangunan baru menggunakan DAK pada 2022.

"Kami selalu dapat dana alokasi khusus bidang perumahan beberapa tahun ini. Tapi, pada 2022 tidak ada, diganti pembangunan baru," katanya. 

Menurutnya, program rumah tidak layak huni ada dua, yaitu, peningkatan kualitas dan pembangunan baru. 

Untuk program pembangunan baru ditargetkan bisa terealisasi 20-30 unit per tahun.

"Pembangunan baru ini untuk mengurangi backlog perumahan. Kami berupaya untuk pembangunan baru bisa lebih dari 20-30 unit rumah per tahun," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved