Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Blusukan, Pejabat Kabupaten Malang ke 3 Kecamatan Soroti Covid-19

Sanusi juga menyuruh jajaran Muspika kembali bergerak cepat menuntaskan vaksinasi bagi anak usia 6 tahun hingga 12 tahun.

Pejabat Forkopimda Kabupaten Malang melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Kalipare, Kepanjen dan Turen, Senin (3/1/2022). Hasilnya, para pejabat menyoroti penularan Covid-19 di wilayah tersebut. 

SURYAMALANG.COM|MALANG - Pejabat Forkopimda Kabupaten Malang melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Kalipare, Kepanjen dan Turen, Senin (3/1/2022). Hasilnya, para pejabat menyoroti penularan Covid-19 di wilayah tersebut.

"Sebelumnya dilaporkan sempat tinggi hingga 13 orang. Terupdate tinggal 2 pasien yang masih tahap penyembuhan. Diharapkan Kalipare secepatnya nol (dari Covid-19)," terang Bupati Malang, Sanusi ketika dikonfirmasi.

Sanusi juga menyuruh jajaran Muspika kembali bergerak cepat menuntaskan vaksinasi bagi anak usia 6 tahun hingga 12 tahun.

"Undang semua para Kepala Sekolah agar untuk turut mendukung percepatan vaksinasi untuk anak-anak usia 6-12 tahun. Sebab, syarat Pelajaran Tatap Muka salah satunya adalah 100 persen sudah tuntasnya pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak," minta politisi PDIP ini.

Sebagai kepala daerah, Sanusi juga menyinggung kinerja para kepala desa dalam menanangi corona. Adanya varian omicron menurut Sanusi membuat kepala desa harus lebih cakap dalam menanggulangi Covid-19.

"Saat ini lini terdepan penanganan Covid-19 berada pada Ketua RT dan Kepala Desa. Mereka yang lebih mengenal dekat warganya dan lebih cepat mengetahui informasi mobilitas warganya," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menyebut jika varian omicron belum terdeteksi di wilayah Kabupaten Malang.

"Tentang kabar beberapa waktu lalu, dugaan 4 warga Kabupaten yang terpapar omicron sudah kami kirim sampelnya ke laboratorium. Hasilnya dinyatakan bukan Omicron. Tapi kita harus  tetap waspada,” ungkap Sekda.     

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Arbani Mukti Wibowo mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang hingga kini belum mampu mendeteksi virus corona varian omicron. Nihilnya alat penunjang untuk mendeteksi omicron jadi kendala Dinkes dalam mengidentifikasi varian corona yang diyakini lebih menular tersebut.

"Belum ada dan tidak mampu. Yang mampu di Jawa Timur hanya Rumah Sakit Universitas Airlangga. Kami belum berkompeten," beber Arbani.

Guna menangkal omicron, Arbani meminta masyarakat agar tak bosan menerapkan protokol kesehatan. Cara-cara mudah seperti memakai masker secara rutin dan menjaga kebersihan menurut Arbani bisa menghindarkan seseorang dari bahaya omicron, yang diyakini lebih cepet menular. (ew)

Foto: Pejabat Forkopimda Kabupaten Malang melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Kalipare, Kepanjen dan Turen, Senin (3/1/2022). Hasilnya, para pejabat menyoroti penularan Covid-19 di wilayah tersebut.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved