Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemkot Malang Mulai Kaji Penerapan Sekolah Tatap Muka 100 Persen

Pemkot Malang mulai mengkaji penerapan sekolah tatap muka 100 persen. Kota Malang telah memenuhi sejumlah persyaratan

sylvianita widyawati/suryamalang.com
Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang mulai mengkaji penerapan sekolah tatap muka 100 persen.

Sesuai SKB 4 Menteri, Kota Malang telah memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari vaksinasi bagi tenaga pendidik dan siswa di atas usia 12 tahun sudah 100 persen, sampai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Malang berstatus level 1.

"Sekarang sekolah tatap muka masih 50 persen. Tatap muka 100 persen mulai pekan depan," ucap Suwarjana, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pendidikan Kota Malang (Disdikbud) kepada SURYAMALANG.COM, Senin (3/1/2021).

Suwarjana mengatakan ekolah tatap muka 100 persen secara bertahap dan tidak harus semua sekolah.

Ada tiga sekolah SMPN di Kota Malang yang belum siap pembelajaran tatap muka 100 persen, yaitu SMPN 28, SMPN 29, dan SMPN 30.

Dsidikbud akan sosialisasi kebijakan ini kepada wali murid atau orang tua siswa.

"Kalau langsung 100 persen, orang tua pasti kaget. Kami juga butuh izin dan dukungan orang tua," terang Suwarjana.

Pihaknya akan uji coba dulu  penerapan sekolah tatap muka 100 persen, terutama soal waktu pembelajaran.

"Sekolah tatap muka 100 persen boleh maksimal 6 jam. Tapi kami nanti antara 4 sampai 5 jam. Kami coba dulu 100 persen. Kalau aman, kami bisa tambah jam belajar," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved