Nasional

Polisi Dihukum Mati, Aipda Roni Gagal Meniduri Rizka Karena Haid, Gadis 13 Tahun Jadi Pelampiasan

Polisi Dihukum Mati, Aipda Roni Gagal Meniduri Rizka Karena Haid, Gadis 13 Tahun Jadi Pelampiasan

Editor: Eko Darmoko
IST
Aipda Roni Syahputra membunuh dua gadis berusia 21 tahun dan 13 tahun. 

SURYAMALANG.COM - Aipda Roni Syahputra, polisi di Sumatera Utara, dihukum mati terkait kasus pembunuhan terhadap dua gadis.

Aipda Roni Syahputra membunuh gadis bernama Rizka Fitria (21) dan AC (13) di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Aipda Roni Syahputra yang pernah berdinas di Polres Pelabuhan Belawan, melakukan banding, namun ia tetap dijatuhi hukuman mati, Rabu (5/1/2022).

Pembunuhan Aipda Roni Syahputra terhadap dua gadis tersebut terjadi pada Februari 2021 lalu.

Rizka dan AC yang berstatus sebagai anak di bawah umur dibunuh di kediaman pelaku dengan menutup wajah kedua korban menggunakan bantal.

Baca juga: UPDATE Pembunuhan di Manukan Tama Surabaya, Kronologi Hingga Ciri-ciri Pelaku, Diduga Karena Dendam

Baca juga: Pria Ini Tergiur Kemolekan Tubuh Anak Kandung dan Adik Ipar, Adopsi Anak Hasil Hubungan Terlarang

Sadisnya, pembunuhan dilakukan Aipda Roni Syahputra setelah mencoba menyetubuhi Rizka di sebuah hotel.

Urung melakukan pemerkosaan terhadap Rizka yang lagi datang bulan, Aipda Roni malah melampiaskannya terhadap AC.

Setelah melampiaskan perbuatan bejatnya itu, terdakwa malah membunuh kedua korban.

Atas perbuatan bejatnya itu, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi (PT) Medan menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama yang memvonis Aipda Roni Syahputra dengan pidana hukuman mati.

Aipda Roni sebelumnya dihukum mati berdasarkan putusan vonis Pengadilan Negeri (PN) Medan pada 11 Oktober 2021 lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved