Breaking News:

'Sumbangan Masjid' Jadi Kode Suap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendy, KPK Sita Uang Rp 5,7 Miliar

KPK menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kota Bekasi, termasuk Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Romadhoni
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM - KPK menetapkan sembilan tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Kota Bekasi, termasuk Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi.

Rahmat Effendy menggunakan kode 'sumbangan masjid' untuk meminta jatah dari para pengusaha.

Rahmat Effendy diduga menerima suap untuk proyek pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi.

"Tersangka RE diduga minta sejumlah uang kepada pihak yang lahannya diganti rugi oleh Pemerintah Kota Bekasi, seperti dengan menggunakan sebutan 'untuk sumbangan masjid'," ucap Firli Bahuri, Ketua KPK, Kamis (6/1/2022).

Pepen juga diduga ikut campur dan memilih langsung pihak swasta yang lahannya digusur dan digunakan untuk proyek pengadaan.

Lokasi tersebut yakni pembebasan lahan sekolah di Rawalumbu senilai Rp 21,8 miliar, pembebasan lahan Polder 202 senilai Rp 25,8 miliar, pembebasan lahan Polder Air Kranji senilai Rp 21,8 miliar, dan melanjutkan proyek pembangunan gedung teknis bersama senilai Rp 15 miliar.

Kemudian pihak swasta tersebut menyerahkan sejumlah uang kepada Pepen melalui orang kepercayaan, mulai dari lurah sampai kepala dinas.

Penyidik KPK menyita uang tunai senilai Rp 3 miliar dan Rp 2,7 miliar dalam buku tabungan.

Delapan tersangka lain adalah penerima suap dan pemberi suap.

Empat orang penerima suap adalah Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP M Bunyamin, Lurah Kati Sari Mulyadi alias Bayong, Camat Jatisampurna Wahyudin, dan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi Jumhana Lutfi.

Sedangkan empat lainnya merupakan pemberi suap, yakni Ali Amril Direktur PT MAM Energindo, Lai Bui Min alias Anen (swasta), Suryadi dari PT Kota Bintang Rayatri, dan Makhfud Saifudin Camat Rawalumbu.

Berita ini sudah dimuat di Tribunvideo.com berjudul Rahmat Effendy Gunakan Kode "Sumbangan Masjid" untuk Minta Jatah ke Pengusaha yang Gunakan Lahan, https://video.tribunnews.com/view/309463/rahmat-effendy-gunakan-kode-sumbangan-masjid-untuk-minta-jatah-ke-pengusaha-yang-gunakan-lahan?_ga=2.25701949.1082657610.1641399128-452950093.1629657515

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved