Breaking News:

Warga Malaysia Ditangkap Petugas Imigrasi, Jalan Kaki 6 Bulan Demi Mencari Wanita di Madura

WNA asal Malaysia tersebut diamankan karena tidak memiliki dokumen kependudukan dan surat perjalanan yang sah.

Kasmadi (berpakaian orange) saat dihadirkan di konferensi pers Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan, Madura. 

SURYAMALANG.COM|PAMEKASAN - Tim Intelejen dan Petugas Penindakan Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan, Madura mengamankan warga negara asing (WNA) yang terlantar di Kabupaten Sumenep.

WNA asal Malaysia tersebut diamankan karena tidak memiliki dokumen kependudukan dan surat perjalanan yang sah.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan, Imam Bahri mengatakan, WNA yang diamankan pihaknya ini bernama Kasmadi Bin Hasan.

Diamankannya WNA ini, berkat informasi dari Dinas Sosial Kabupaten Sumenep.

Kemudian, Intelejen dan Petugas Penindakan Imigrasi Pamekasan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Sosial Sumenep dan UPT Rumah Perlindungan Sosial Kabupaten Sumenep untuk melakukan penjemputan.

“Diketahuinya WNA tersebut, saat berada di Desa Marengan Laok, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep yang tidak dilengkapi dokumen yang lengkap," kata Imam Bahri, Kamis (6/1/2022).

Karena tidak memiliki kelengkapan dokumen, Kepala Desa Marengan Laok, Dasuki mengorek keterangan terhadap Kasmadi.

Ternyata, WNA ini tidak membawa dokumen dan identitas diri saat berada di Sumenep.

Lalu, Kasmadi dilimpahkan ke Polsek Kalianget.

Setelah itu, Polsek Kalianget berkoordinasi dengan Dinas Sosial Sumenep untuk menangani WNA yang terlantar tersebut.

Halaman
123
Sumber: surya.co.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved