Berita Arema Hari Ini
Biodata 4 Pemain Baru Arema FC yang Main Lawan Bhayangkara FC: Fabiano Beltrame hingga Ryan Kurnia
Simak biodata 4 pemain baru Arema FC yang main lawan Bhayangkara FC, ada Fabiano Beltrame hingga Ryan Kurnia
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut biodata 4 pemain baru Arema FC yang akan ikut main lawan Bhayangkara FC nanti malam.
Empat pemain baru Arema FC itu antara lain Genta Alparedo, Ryan Kurnia, Fabiano Beltrame, dan Sandi Sute.
Laga Bhayangkara FC vs Arema FC akan kick off Minggu (9/1/2022) pukul 20.30 WIB di Stadion Kompyang Sujana, Denpasar.
Empat pemain baru Arema FC didatangkan untuk memperkuat Singo Edan pada putaran kedua, sekaligus merealisasikan target juara yang ditetapkan Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana.
"Mereka sudah bisa dimainkan semua melawan Bhayangkara FC," kata Manajer Ad Interim Arema FC Ali Rifki pada SURYAMALANG.COM, Minggu (9/1/2022).
Secara administrasi keempatnya juga sudah dinyatakan resmi menjadi pemain Arema FC meskipun Genta, Fabiano dan Sandi Sute datang dengan status pemain pinjaman dari Semen Padang dan Persis Solo.
Berikut biodata 4 pemain baru Arema FC yang akan ikut main lawan Bhayangkara FC nanti malam:
1. Genta Alparedo

Genta Alparedo berasal dari kota Padang, Sumatera Barat.
Dikutip dari Tribunnews Wiki, Genta sudah malang melintang di berbagai kompetisi sepak bola usia muda di Sumatera Barat.
Pada tahun 2018, Genta ikut dalam tim PPLP Sumatera Barat yang juara 3 POPWIL Sumatera.
Selain itu, Genta juga juga pernah membawa Solok Selatan menjadi runner-up PORPROV Sumatera Barat 2018.
Setelah itu, Genta terpilih memperkuat Semen Padang FC U-18 untuk berlaga di Elite Pro Academy U-18 musim 2019.
Pada musim 2020, Genta naik kelas ke tim senior Semen Padang yang berlaga di Liga 2 dan mendapat kontrak profesional.
Nama Genta Alparedo sempat jadi sorotan setelah menjadi satu-satunya perwakilan pemain Liga 2 di Timnas Indonesia.
Genta Alparedo masuk dalam daftar 28 pemain Timnas Indonesia arahan Shin Tae-yong yang dibawa ke Dubai, Uni Emirat Arab, untuk mejalani tiga pertandingan sisa di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia plus dua uji coba.
Pemain berposisi sebagai gelandang itu mampu memikat hati tim pelatih dan mengeliminasi nama-nama besar seperti Marc Klok (Persija Jakarta) dan Dendy Sulistiawan (Bhayangkara FC).
Terpilihnya Genta ke dalam skuad timnas Indonesia arahan Shin Tae-yong membuat Semen Padang FC bangga seperti dikutip dari Kompas.com.
2. Ryan Kurnia

Ryan Kurnia, sebelumnya tercatat sebagai klub Liga 2, winger Sulut United .
Ryan Kurnia terlihat sudah berada di Malang dan bahkan mengikuti tim Arema FC berlatih untuk persiapan tim menjalani putaran kedua Liga 1.
Ryan Kurnia lahir pada 28 Juni 1996 di Bogor Jawa Barat dan memulai karir sebagai pemain sepak bola profesional pada 2015 memperkuat Tira Persikabo.
Kemudian pemain dengan tinggi 177 cm itu melanjutkan kariernya bersama PSGC Ciamis pada tahun 2018.
Di tahun yang sama Kurnia pindah ke Martapura FC.
Setelah Martapura FC gagal melaju ke babak 8 besar Liga 2 2018, Ryan Kurnia bergabung dengan Persita Tangerang.
Ryan Kurnia bahkan berhasil membawa Persita Tangerang hingga babak semifinal.
Pada babak semifinal yang digelar dua leg, Ryan Kurnia berhasil menciptakan dua gol dalam dua pertandingan pada babak semifinal.
Namun, Persita harus mengakui keunggulan Semen Padang pada babak semifinal dan membuat mereka gagal promosi ke Liga 1 di musim tersebut.
Tahun 2019 Ryan Kurnia kembali di rekrut Tira Persikabo, namun ia minim kesempatan bermain.
Ryan Kurnia hanya mendapat kesempatan bermain sebanyak empat kali.
Ia pun lalu memilih pindah ke Sulut United pada tahun 2020.
3. Fabiano Beltrame

Fabiano Da Rosa Beltrame atau biasa disebut Fabiano Beltrame adalah pesepak bola asal Brasil.
Pria kelahiran Foz do Iguacu, Brasil, 29 Agustus 1982 itu menempati posisi bek tengah.
Fabiano Beltrame memulai kariernya di klub semenjana yakni Sao Jose.
Di klub yang pernah mengorbitkan mantan bek AC Milan, Roque Junior itu Fabiano Beltrame mengawali hidup sebagai penendang kulit bundar.
Pada 2001 atau di usia ke-18, Fabiano Beltrame mulai bermain untuk klub berjuluk Águia do Vale tersebut.
Hingga 2005, total Fabiano Beltrame bermain sebanyak 62 kali dan mencetak 5 gol.
Catatan yang kurang bagus bagi prospek muda Fabiano Beltrame untuk berkarier di tanah kelahiranyya untuk jangka panjang, lebih-lebih Eropa.
Lalu, dia pun melirik benua Asia dan akhirnya berlabuh ke Indonesia.
Klub pertama di Indonesia yang Fabiano Beltrame singgahi adalah Persela Lamongan.
Pada Liga Djarum musim 2005-06, ia menjalani debut di sepak bola Indonesia.
Uniknya, Fabiano Beltrame tak melalui proses seleksi dan langsung diberi kontrak begitu bertemu dengan manajemen klub kebanggan orang Lamongan tersebut. (2)
Namun, hanya semusim untuk kemudian Fabiano Beltrame hijrah ke tanah Sulawesi dan memperkuat Persmin Minahasa untuk musim 2007-08.
Pemain bertinggi 184 cm itu lalu kembali ke Persela Lamongan pada 2008.
Bersama Laskar Joko Tingkir, nama Fabiano Beltrame mulai terpatri sebagai salah satu bek asing berkualitas di Liga Indonesia.
Fabiano Beltrame memperkuat The Pecel Lele Boys hingga 2011.
Di Persela Lamongan, ia bahkan pernah dipercaya mengemban peran penting sebagai kapten klub.
Kondisi Persela Lamongan yang sedikit menurun membuat dirinya hijrah ke Persija Jakarta.
4. Sandi Sute

Sandi Sute dan Fabiano Beltrame datang ke Arema FC dengan status pinjaman dari juara Liga 2, Persis Solo.
Sandi Sute lahir di Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia pada 21 September 1992 yang memiliki tinggi 174 cm di posisi gelandang.
Sandi Sute telah mengenal sepak bola sejak masih kanak-kanak.
Debut senior Sandi Sute terjadi bersama Persisam Samarinda pada musim 2013-2014.
Nama Sandi Sute mulai melejit sering tugasnya menghiasi lini tengah klub berjuluk Elang Borneo tersebut.
Total, selama bermain untuk Persisam Samarinda, Sandi Sute mencatatkan 32 laga dan mencetak dua gol.
Persisam Samarinda kemudian pindah markas ke Bali pada akhir 2014.
Sandi Sute merupakan salah satu pemain yang ikut diboyong manajemen untuk pindah ke Bali.
Bersama Bali United, Sandi Sute bermain satu musim pada 2015-2016 dan bermain 22 laga dengan catatan dua gol.
Pada 2016, Sandi Sute kembali ke Pulau Kalimantan dan bermain untuk Borneo FC.
Bersama Pesut Etam, Sandi Sute bermain satu musim dengan catatan 21 laga.
Baru satu musim dengan klub yang didirikan oleh sekumpulan eks suporter Persisam Samarinda itu, Sandi Sute pindah ke klub yang lebih besar.
Pada Liga 1 2017, Sandi Sute bergabung dengan klub ibu kota, Persija Jakarta.
Sempat bergabung dengan Persis Solo di Liga 2 2021 kini Fabiano Beltrame dipinjamkan ke Arema FC.
Ikuti berita pemain baru Arema FC dan berita Arema lainnya.
Penulis: Sarah/SURYAMALANG.COM