Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

PKL Belum Boleh Berdagang di Dalam Stadion Kanjuruhan Malang

Pedagang kami lima (PKL) masih dilarang berjualan di dalam Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang hingga kini

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
PKL di luar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pedagang kami lima (PKL) masih dilarang berjualan di dalam Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang hingga kini, Kamis (13/1/2022).

Alhasil, para pedagang masih berjibun di depan pagar stadion untuk menjajakan dagangannya.

Pencegahan Covid-19 jadi alasan para pedagang masih belum bisa berdagang di markas Arema FC itu.

"Sehingga agar mereka bisa masuk kembali stadion harus dibuka, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi agar tidak melanggar ketentuan dari Satgas Covid-19," ujar Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja Firmando Hasiholan Matondang ketika 

Firmando juga menerima instruksi dari atasan agar para pedagang ditertibkan sedemikian rupa.

Tujuannya agar elok dipandang dan sesuai dengan tata ruang Stadion Kanjuruhan.

Terdapat 38 PKL yang terdata di Stadion Kanjuruhan yang harus segera ditata ulang penempatannya oleh Satpol PP.

"Bapak Wabup (Didik Gatot Subroto) sudah memerintahkan agar segera dieksekusi. Sehingga begitu para PKL masuk di sana para PKL tidak membuat tenda-tenda sendiri," beber pria yang akrab disapa Mando itu.

Kendati ada rencana penempatan PKL di dalam Stadion Kanjuruhan, Mando menegaskan penerapan protokol kesehatan tetap menjadi syarat wajib.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved