Berita Malang Hari Ini

Besok Sabtu, Penataan Parkir dan Skema Rekayasa Lalu Lintas di Kayutangan Heritage Malang Diuji Coba

Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono meski bersifat tentatif dengan melihat situasi dan kondisi.

Jalan Basuki Rahmad Kota Malang, yang kini menjadi kawasan wisata Kayutangan Heritage 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Penataan parkir dan skema rekayasa lalu lintas di Kayutangan Heritage Kota Malang bakal dilakukan pada Sabtu (22/1/2022)  oleh Dinas Perhubungan Kota Malang.

Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono meski bersifat tentatif dengan melihat situasi dan kondisi.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Malang berencana menjadi arus lalu lintas kawasan Kayutangan Heritage menjadi satu arah.

Rencana tersebut telah disampaikan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji, sebelum proyek pembangunan Kayutangan Heritage berlangsung.

"Rencananya memang Sabtu besok itu akan kami lakukan uji coba dan menertibkan parkir di Kayutangan Heritage," ucap Heru saat dihubungi Surya, Kamis (20/1).

Heru menjelaskan, uji coba satu arah itu di mulai dari arah utara ke selatan yaitu mulai dari arah simpang Rajabali menuju ke persimpangan Sarinah.

Sedangkan, rencana penataan parkir, akan dilakukan, untuk menindaklanjuti, antusiasme masyarakat Kota Malang dengan Kayutangan Heritage.

"Nanti akan kami uji coba dulu. Termasuk besok, kami akan lakukan bersih-bersih eks kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang di Splendid, yang rencananya akan dijadikan titik parkir," terangnya.

Sementara itu, berkaitan dengan penataan parkir ini, Wali Kota Malang, Sutiaji telah memiliki sejumlah opsi.

Salah satunya ialah menempatkan titik parkir, di salah satu ruko yang berada di kawasan Kayutangan.

Meski demikian, dia tidak menjelaskan titik pasti dari lokasi ruko tersebut.

"Kalau saya sampaikan lokasinya, nanti malah dijual mahal. Jadi belum dulu," ucap Sutiaji.

Sedangkan untuk skema rekayasa arus lalu lintas satu arah di Kayutangan Heritage, Sutiaji mengaku sudah melakukan koordinasi dengan Polresta Malang Kota.

Skema tersebut, nantinya akan diputuskan, melalui forum lalu lintas, antara Dishub, Polresta, akademisi dan sejumlah perangkat daerah yang lain.

Begitu juga untuk lokasi parkir di eks kantor DLH Kota Malang, yang masih menunggu pembahasan Perda RTRW antara eksekutif dan legislatif.

"Di eks DLH kita tunggu Perda RTRW dulu. Kemungkinan dua bulan selesai. Kami juga sudah minta ke ketua DPRD Kota Malang," tandasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved