Video Viral Suntikan Vaksin Kosong

Pengakuan Dokter G yang Suntik Vaksin Kosong Pada Siswa SD di Medan, Videonya Jadi Viral

Video viral suntik vaksin kosong ke siswa SD di Kota Medan makin mendapat sorotan ketika diketahui pelakunya adalah seorang dokter.

Editor: Dyan Rekohadi
tangkap layar video viral- Tribun Medan
Dokter G saat menyampaikan permintaan maaf dan video yang viral yang menunjukkan suntikan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan dokter G adalah suntikan kosong, nt 

SURYAMALANG.COM - Sebuah video yang menunjukkan tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin kosong di Kota Medan menjadi viral dan mendapat banyak sorotan keras.

Video viral suntik vaksin kosong itu makin mendapat sorotan ketika diketahui pelakunya adalah seorang dokter.

Dokter pelaku sudah diamankan dan telah membuat pernyataan secara terbuka.

Dokter perempuan yang diidentifikasi sebagai dokter G meminta maaf kepada publik atas peristiwa yang viral tersebut.

"Kepada pihak Polri, terhadap masyarakat, dan kepada IDI Sumut dan Medan saya memohon maaf atas kesilapan yang saya buat ini," ucapnya.

Tindakan dokter G ini terungkap setelah video yang menunjukkan sebuah kegiatan vaksinasi Covid-19 pada anak-anak di Medan menjadi viral.

Dalam video itu terlihat tindakan seorang tenaga kesehatan yang janggal saat proses menyuntik vaksin di lengan seorang siswi SD.

Terlihat tenaga kesehatan yang mengenakan rompi warna hitam itu tidak memasukkan lebih dulu jarum suntik ke botol atau vial vaksin untuk mengisi tabung suntik dengan cairan vaksin.

Tenaga kesehatan itu langsung menancapkan jarum suntik yang baru diambil dari kemasan ke lengan si siswi SD.Ia lalu berpura-pura seperti menyuntik sambil mengalihkan perhatian si bocah dengan menanyakan cita-citanya.

Belakangan diketahui jika video itu diambil saat kegiatan vaksinasi Covid-19 pada siswa SD Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Medan Labuhan Kota Medan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Taufik Ririansyah, Jumat (21/1/2022).

"Dari hasil pemeriksaan dan koordinasi dengan Polres di daerah itu ada dua anak yang baru di dapatkan dan kemungkinan diduga akan ada lagi laporan vaksin kosong kepada anak lain," terangnya.

Dari penusutan lebih jauh diketahui penyuntik vaksinator tersebut merupakan seorang dokter yang bekerja di Rumah Sakit Kota Medan.

"Vaksinator merupakan seorang dokter bukan nakes atau perawat. Dia bekerja di salah satu rumah sakit di sini," tuturnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved