Singa Kehilangan 'Kejantanannya' Buah Zakarnya Digigit Betina saat Curi Makanan

Menurut dokter yang merawat singa jantan ini, pertarungan sengit itu diibaratkan seperti menonton 'balapan mobil F1'.

Seekor singa jantan di Kenya dilaporkan telah kehilangan 'kejantanannya' ketika testisnya terluka parah. 

SURYAMALANG.COM - Seekor singa jantan di Kenya dilaporkan telah kehilangan 'kejantanannya' ketika testisnya terluka parah.

Diduga kelaminnya mengalami luka akibat digigit singa betina saat mencoba mencuri makanan dari mereka.

Mengutip laporan Daily Mail, singa jantan itu diyakini telah mencuri makanan berupa bangkai kerbau dari sekelompok anak singa, sebelum ibu anak singa yang tidak terima tiba-tiba menyerangnya.

Peristiwa itu disaksikan oleh fotografer Animal News Agency, Gren Sowerby, 71 tahun.

Menurut dokter yang merawat singa jantan ini, pertarungan sengit itu diibaratkan seperti menonton 'balapan mobil F1'.

Peristiwa mengerikan itu bermula ketika seekor singa jantan bernama Mandevo mencoba mencuri bangkai kerbau dari anak-anaknya.

Tapi tindakannya membuat marah ibu singa.

Maklum, saat itu singa jantan tidak menyangka bahwa bangkai kerbau itu ternyata untuk 11 ekor anaknya.

Marah karena makanan mereka diganggu, induk singa menyerang Mandevo dengan kasar hingga akhirnya menggigit buah zakar singa jantan tersebut.

Menyusul insiden kekerasan tersebut, Mandevo dilaporkan mengalami luka parah pada alat kelaminnya.

Sebuah foto yang diambil oleh Gren juga menunjukkan singa jantan terdampar lemah setelah diserang secara massal.

Situasi memaksa Mandevo untuk dilarikan ke pusat kesehatan hewan.

Karena kejadian itu, dokter hewan yang merawatnya, Mr Gren memutuskan untuk mengangkat salah satu buah zakarnya.

"Kami sangat terkejut, tetapi kami telah melihat insiden serupa seperti ini. Kami melihat kerusakan yang dialami singa jantan. Penjaga hutan kami telah mengirim singa ke dokter hewan di Panti Asuhan Gajah Nairobi,” jelas Mr Gren.

Ia kemudian melakukan operasi pada singa jantan. Sekarang hewan itu dalam pemulihan dan sedang dipantau oleh mereka.

(dailymail.com)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved